KPK Serukan Pengembalian Uang Korupsi E-KTP

Rabu, 15 Maret 2017 - 11:10 WIB
KPK Serukan Pengembalian...
KPK Serukan Pengembalian Uang Korupsi E-KTP
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan belum ada penambahan pihak yang mengembalikan uang proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Sampai hari ini tercatat masih 14 orang yang telah melakukan pengembalian kepada KPK. "Sampai hari ini masih 14 orang dari berbagai unsur dari anggota DPR dan lainnya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (15/3/2017).

KPK belum bersedia merinci 14 orang yang mengembalikan uang proyek e-KTP. Lembaga antikorupsi hanya memastikan dua di antaranya Irman dan Sugiarto, mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri yang telah menjadi terdakwa kasus tersebut.

Melihat nominal uang yang dirugikan, KPK menyerukan siapapun yang merasa menerima uang itu segera kembalikan pada KPK.

"Siapapun yang menerima (dana e-KTP) silakan kembalikan pada kami karena ketika ada yang kembalikan itu tentu membantu KPK dalam menyidik," ujar Febri.
(dam)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Cara Membuat Watermark...
Cara Membuat Watermark Pada e-KTP
Berita Terkini
Teka-teki Silang Perkara...
Teka-teki Silang Perkara Pidana Eks Jampidsus
Safari Politik, Ketua...
Safari Politik, Ketua DPP Partai Ummat Heikal Safar Temui Sufmi Dasco
2 Sisi PFII: Potensi...
2 Sisi PFII: Potensi Risiko versus Presisi
Sidang Putusan Praperadilan...
Sidang Putusan Praperadilan Jilid II Roy Suryo Digelar Hari Ini
4 Kombes Pol Promosi...
4 Kombes Pol Promosi Jabatan ke Lemdiklat Polri dan Pecah Bintang dalam Mutasi Terbaru, Ini Daftar Namanya
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved