Dahlan Iskan Merasa Dicatut

Selasa, 14 Maret 2017 - 17:10 WIB
Dahlan Iskan Merasa...
Dahlan Iskan Merasa Dicatut
A A A
JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya kembali menggelar sidang perkara korupsi penjualan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, Selasa (14/3/2017).

Dalam persidangan, mantan Direktur Utama PT Panca Wira Usaha (PWU) Dahlan Iskan mempertanyakan alasan jaksa yang hanya mempertanyakan penjualan aset di Kediri dan Tulungagung. Sementara penjualan aset yang kecil tidak dipermasalahkan.

Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu juga merasa ada saksi yang mencatut namanya dalam penjualan aset BUMD tersebut.

Pernyataan Dahlan Iskan itu dibacakan di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor. “Kenapa hanya masalah penjualan aset di Kediri dan Tulungagung-Jawa Timur saja yang dipermasalahkan. Padahal sebelumnya juga banyak terjadi penjualan aset yang kecil yang tidak dipermasalahkan,” katanya.

Dahlan mengatakan, tidak ada anggota DPRD Jatim yang mempertanyakan penjualan aset di Kediri dan Tulungagung, baik dalam bentuk Panitia Khusus ataupun panitia lainnya yang biasa dilakukan dalam menanggapi suatu masalah.

Namun, kata dia, justru kejaksaan tinggi jawa timur yang mempermasalahkan yang kemudian membawanya menjadi terdakwa.

Selain kembali mempertanyakan kasus hukum yang menimpa dirinya ke Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya, Dahlan juga menanggapi adanya keterangan saksi kunci Sam Santoso sebagai pembeli aset yang disampaikan tertulis ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dahlan mengatakan Sam Santoso sebagai saksi kunci telah menjual namanya dalam kasus tersebut. Sayangnya terkait masalah itu Dahlan tidak melakukan konfrontasi langsung karena saksi tidak hadir di persidangan.

“Dia ternyata menjual nama saya,” kata Dahlan.

Setelah berlangsung sekitar 2,5 jam, Majelis Hakim akhirnya menutup sidan. Rencananya sidang akan dilanjutkan Jumat mendatang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli yang dihadirkan JPU.
(dam)
Berita Terkait
Selamatkan Aset Negara,...
Selamatkan Aset Negara, KAI Daop 4 Tertibkan 7 Rumah Perusahaan di Gergaji Semarang
Memburu Aset Negara
Memburu Aset Negara
Aset Kekayaan Indonesia...
Aset Kekayaan Indonesia Meningkat Tembus Rp11.098 Triliun
Prabowo: Sawit Aset...
Prabowo: Sawit Aset Negara Harus Dijaga!
Gede Banget, Kemenhub...
Gede Banget, Kemenhub Revaluasi Aset Senilai Rp504 Triliun
KPK, BPN, dan PLN Sinergi...
KPK, BPN, dan PLN Sinergi Selamatkan Aset Negara di Sulsel
Berita Terkini
Hadiri ASCN 2026, Safrizal...
Hadiri ASCN 2026, Safrizal Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Kota Cerdas
Harlah ke-28 PKB, Perempuan...
Harlah ke-28 PKB, Perempuan Bangsa Gelar 2 Agenda Akbar Perkuat Mesin Organisasi
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Infografis
Hindari Makanan Ini,...
Hindari Makanan Ini, Karena Bikin Anda Merasa Lapar Terus Menerus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved