Ryamizard Resmikan Pusdiklat Bela Negara di Cibodas

Rabu, 01 Maret 2017 - 04:15 WIB
Ryamizard Resmikan Pusdiklat...
Ryamizard Resmikan Pusdiklat Bela Negara di Cibodas
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meresmikan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementrian Pertahanan (Pusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan) di Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ryamizard mengatakan, pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana Pusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan untuk menyelenggarakan serangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan dalam menumbuhkan kesadaran bela negara.

"Dengan adanya Pusdiklat ini diharapkan pembinaan kesadaran bela negara dapat dikembangkan secara lebih terpadu, sinergis, dan komperhensif sebagaimana program Nawa Cita menuju Indonesia Hebat dan menjadi bagian revolusi karakter bangsa," katanya dalam siaran resmi yang diterima SINDOnews, Selasa 28 Februari 2017.

Menurut purnawirawan bintang empat ini, pembangunan Pusdiklat Bela Negara dan Badiklat Kemhan sejalan dengan tujuan pertahanan negara. Dalam kebijakan pertahanan negara menyatakan pentingnya warga negara Indonesia memiliki kesadaran bela negara.

"Jadi ini bukan hanya milik Kementerian Pertahanan saja, tapi ini milik semua. Silakan dipergunakan untuk kepentingan bela negara. Saya berharap, ini menjadi pusat unggulan melakukan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia yang profesional dan memiliki keterampilan bela negara," ungkapnya.

Peresmian Pusdiklat Bela Negara ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatangi prasasti. Selain itu, dalam persmian juga turut hadir perwakilan beberapa menteri kabinet kerja, pejabat Kemhan, Pemerintah Kabupaten Bogor serta tamu undangan lainnya.

Sebagai informasi, Pusdiklat Bela Negara dibangun sejak 2014 dengan luas 21,33 hektare yang dilengkapi berbagai faslitas meliputi kantor, mess dengan kapasitas 264 siswa putra dan 96 siswa putri, lapangan, aula, montenering, poliklinik, masjid, rumah dinas, rumah makan dan dapur.

Sebelum diresmikan, sejak tahun 2015 hingga 2017, Pusdiklat Bela Negara telah dimanfaatkan oleh Kemhan untuk menyelenggarakan sejumlah kegiatan Diklat Pembentukan Kader Bela Negara bagi aparatur dilingkungan kementrian dan lembaga, mahasiswa dan organisasi masyarakat.
(mhd)
Berita Terkait
Pengamat Hukum Ini Berikan...
Pengamat Hukum Ini Berikan Rumus Jitu Menjalankan Bela Negara
Gelar Munas ke-10, FKPPI...
Gelar Munas ke-10, FKPPI Siap Perkokoh Bela Negara
Cara Indonesia Re Tanamkan...
Cara Indonesia Re Tanamkan Nilai AKHLAK bagi Generasi Milenial
Surveyor Gelar Pelatihan...
Surveyor Gelar Pelatihan Bela Negara di Bogor
Kemhan Dorong Kementerian...
Kemhan Dorong Kementerian dan Lembaga Perkuat Program Bela Negara
Bukan Hanya Tugas TNI/Polri,...
Bukan Hanya Tugas TNI/Polri, Prabowo: Milenial Juga Wajib Bela Negara
Berita Terkini
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Kejagung Perintahkan...
Kejagung Perintahkan Kepala Kejati Hentikan Pengumpulan Data Program MBG
Pertemuan Kapolri, Panglima...
Pertemuan Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung Tegaskan Aparat Tetap Solid
Bacakan Duplik, Polda...
Bacakan Duplik, Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tetap Minta Praperadilan Roy Suryo Ditolak
KPK Diminta Supervisi...
KPK Diminta Supervisi Kasus Dugaan Korupsi Mantan Jampidsus demi Integritas Penegakan Hukum
Terima Bantuan Ambulans...
Terima Bantuan Ambulans dari Korpri, Tito: Sangat Berarti bagi Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved