WNI Banyak Ditemukan di Perbatasan Turki-Suriah
Jum'at, 24 Februari 2017 - 22:53 WIB
WNI Banyak Ditemukan di Perbatasan Turki-Suriah
A
A
A
JAKARTA - Sekarang banyak warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di perbatasan Turki-Suriah tidak dapat masuk ke Suriah, sehingga di deportasi oleh pemerintah Turki. Para WNI tersebut ditemukan di empat titik perbatasan antara Turki-Suriah.
Banyak WNI yang ditemukan di perbatasan Turki-Suriah tersebut, Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia di Turki merasa perlu mendapat bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Harapannya, bisa mendeteksi lalu lintas masyarakat Indonesia yang ingin masuk ke sana dengan berbagai macam latar belakang.
"Apapun yang terjadi di Suriah apalagi dengan terdesaknya ISIS di Suriah tidak ada opsi lain kecuali orang-orang yang ada di sana akan ke luar dari Suriah,” ujar Kepala BNPT, Komjen Pol Suhardi Alius, dalam keterangan persnya yang diterima SINDOnews, Jumat (24/2/2017).
Informasi ini diperolehnya berdasarkan hasil pertemuan dengan Kedubes Indonesia untuk Turki yang menyempatkan diri berkenjung ke Kantor BNPT. Dalam pertemuan itu Suhardi Alius didamping Deputi I bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir. (Baca: Polisi Temukan Jalur WNI Menuju Suriah)
Turut mendampingi Direktur Konvensi Dan Perangkat Hukum Internasional (KPHI) BNPT sekaligus sebagai Plt. Deputi III bidang Kerja Sama Internasional, Brigjen TNI (Mar) Yuniar Lutfi serta Kasubdit Kerja Sama Amerika-Eropa, Wandi Adrianto Syamsu.
Banyak WNI yang ditemukan di perbatasan Turki-Suriah tersebut, Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia di Turki merasa perlu mendapat bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Harapannya, bisa mendeteksi lalu lintas masyarakat Indonesia yang ingin masuk ke sana dengan berbagai macam latar belakang.
"Apapun yang terjadi di Suriah apalagi dengan terdesaknya ISIS di Suriah tidak ada opsi lain kecuali orang-orang yang ada di sana akan ke luar dari Suriah,” ujar Kepala BNPT, Komjen Pol Suhardi Alius, dalam keterangan persnya yang diterima SINDOnews, Jumat (24/2/2017).
Informasi ini diperolehnya berdasarkan hasil pertemuan dengan Kedubes Indonesia untuk Turki yang menyempatkan diri berkenjung ke Kantor BNPT. Dalam pertemuan itu Suhardi Alius didamping Deputi I bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir. (Baca: Polisi Temukan Jalur WNI Menuju Suriah)
Turut mendampingi Direktur Konvensi Dan Perangkat Hukum Internasional (KPHI) BNPT sekaligus sebagai Plt. Deputi III bidang Kerja Sama Internasional, Brigjen TNI (Mar) Yuniar Lutfi serta Kasubdit Kerja Sama Amerika-Eropa, Wandi Adrianto Syamsu.
(kur)