Ketidakprofesionalan KPPS Jadi Kasus Terbanyak di Pilkada 2017

Kamis, 16 Februari 2017 - 20:19 WIB
Ketidakprofesionalan...
Ketidakprofesionalan KPPS Jadi Kasus Terbanyak di Pilkada 2017
A A A
JAKARTA - Hasil pemantauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di hari pemungutan suara mendapati kasus ketidakprofesionalan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menjadi yang terbanyak ditemukan dibanding kasus lain. Setidaknya untuk pemilihan gubernur, di setiap daerah penyelenggara ditemukan adanya KPPS yang bekerja di luar prosedur yang ditentukan.

Menurut Komisioner Bawaslu Daniel Zuchron, kasus ketidakprofesionalan KPPS menjadi bukti belum meratanya pengetahuan petugas dalam memahami tugas dan fungsi yang diembannya. Menurut dia, perlu ada upaya tegas dari KPU agar orang-orang yang bermasalah dalam menjalankan tugas kepemiluan tidak lagi digunakan dalam pilkada selanjutnya.

“Poinnya yang bemasalah dalam konteks orang kita tindaklanjuti supaya tidak terganggu (tahapan),” ujar Daniel saat menyampaikan hasil temuan Bawaslu pada hari H pilkada di Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Dari hasil pemantauan Bawaslu, didapati kasus ketidakprofesionalan petugas KPPS terbanyak terjadi di DKI Jakarta (40 kasus), Aceh (5 kasus), Banten (14 kasus), Gorontalo (8 kasus), Sulawesi Barat (5 kasus) serta Papua Barat (10 kasus).

“Meski pemungutan dan penghitungan suara sudah selesai, tapi kami sudah perintahkan pengawas cari siapa yang menyebabkan proses tidak berhasil, karena jika ada akan kami beri rekomendasi PSU,” tambah Daniel.

Selain ketidakprofesionalan KPPS, temuan Bawaslu juga memuat tentang pemilih ganda, pemilih mencoblos lebih dari satu kali, pemilih menggunakan C6 milik orang lain, intimidasi serta surat suara kurang.
(kri)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
Berita Terkini
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved