Kaum Muda Diharapkan Contoh Perjuangan Martha Christina Tiahahu

Senin, 06 Februari 2017 - 19:00 WIB
Kaum Muda Diharapkan...
Kaum Muda Diharapkan Contoh Perjuangan Martha Christina Tiahahu
A A A
JAKARTA - Kaum perempuan diharapkan bisa mencontoh perjuangan pahlawan nasional Martha Christina Tiahahu, yang wafat pada 2 Januari 1818. Selain untuk kaum perempuan, perjuangan Martha harus menjadi inspirasi bagi generasi muda saat ini.

Hal itu dikatakan Direktur Archipelago Solidarity Foundation, Engelina Pattiasina, dalah diskusi Aktualisasi Nilai Kepahlawanan Martha Christina Tiahahu di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Senin (6/2/2017).

Menurut Engelina Pattiasina, Martha Christina Tiahahu merupakan pahlawan nasional yang mampu bertindak melampaui zamannya. "Warisan nilai perjuangan Martha Christina masih relevan sampai saat ini, terutama semangat pantang menyerah, melawan ketidakadilan yang dialami Maluku pada masanya," kata Engelina.

Martha Christina, kata Engelina, merupakan satu-satunya perempuan dari Indonesia yang tercatat dan terlibat langsung dalam perang militer pada abad 19. Selain itu, Martha Christina melawan perbudakan ketika Abraham Lincoln masih berusia delapan tahun.

"Martha Christina bertindak melampau zamannya, sehingga tetap penting untuk mendalami keteladan yang diwariskan. Dia melakukan semua itu dalam usia 17 tahun. Jadi, sangat wajar kalau Martha Christina perlu mendapat tempat yang semestinya dalam sejarah Indonesia," ucap Engelina.

Guru Besar Unpatti Ambon Prof Mus Huliselan menambahkan, nilai kepahlawanan Martha Christina Tiahahu masih tetap penting sampai saat ini, karena perjuangan Martha setidaknya meninggalkan nilai yang bisa diikuti dewasa ini.

"Misalnya, semangat rela berkorban, keadilan dan kemanusiaan, saling percaya, kerja keras dan jujur, dan tidak mementingkan diri sendiri," tutur Mus Huliselan di tempat yang sama.

"Hanya saja, meski sudah menjadi pahlawan nasional, tetapi Martha Christina tidak mendapat tempat yang semestinya. Tapi, kita harus bangga terhadap Martha Christina Tiahahu karena mengambil peran ayahnya, untuk memimpin perjuangan," imbuhnya.

Kepala Pusat Kajian Perempuan Unpatti, Non Sahusilawane mengatakan, Martha Christina membuktikan kalau kaum perempuan mampu untuk mengambil peran penting dalam masa kritis, sehingga tidak ada alasan bagi kaum perempuan untuk tidak mendapat perlakuan yang sama.

"Ada berbagai kenyataan, di mana kaum perempuan memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan kaum laki-laki. Hanya saja, kaum perempuan belum mendapat perlakuan yang sama dalam berbagai bidang," ungkapnya.

Sahusilawane menjelaskan, masih ada keengganan untuk memberikan posisi strategis kepada kaum perempuan dalam berbagai bidang kehidupan.

"Perempuan itu jauh lebih tangguh dan semua memiliki gelar MSI, master segala ilmu. Kalau perempuan memiliki kemampuan, maka selayaknya untuk mendapat kesempatan," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Saatnya Berdamai dengan...
Saatnya Berdamai dengan Sejarah melalui Pemberian Gelar Pahlawan Nasional
Gelar Pahlawan Nasional...
Gelar Pahlawan Nasional untuk Pemimpin Bangsa Simbol Kedewasaan Kolektif Bernegara
Jejak Perjuangan KH...
Jejak Perjuangan KH Ahmad Sanusi, Pahlawan Nasional yang Sering Keluar Masuk Penjara
PDIP Dukung Pengusulan...
PDIP Dukung Pengusulan Dokter Pribadi Bung Karno dan Hatta Jadi Pahlawan Nasional
Prof Henry Nilai Soeharto...
Prof Henry Nilai Soeharto Pantas Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Deretan Jurnalis Bergelar...
Deretan Jurnalis Bergelar Pahlawan Nasional, Nomor 3 Kakek Anies Baswedan
Berita Terkini
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Perjuangan Garuda Muda...
Perjuangan Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 Dimulai!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved