Fahri Hamzah Kritik Langkah Polisi Tangkap Jurnalis Panjimas

Jum'at, 23 Desember 2016 - 18:47 WIB
Fahri Hamzah Kritik...
Fahri Hamzah Kritik Langkah Polisi Tangkap Jurnalis Panjimas
A A A
JAKARTA - Langkah Polda Jawa Tengah dan Polresta Solo menangkap seorang jurnalis Panjimas.com, Ranu Muda Nugroho (36) dikritik oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Adapun alasan penangkapan itu karena Ranu dianggap terlibat melakukan propaganda dalam aksi sweeping yang dilakukan oleh ormas Islam di restoran Social Kitchen, Kawasan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Minggu 18 Desember 2016 dini hari.

"Polisi ini perlu dikasih tahu, metode-metode penegakan hukum dalam demokrasi, orang berbeda pendapat itu jangan ditangkap," kata Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (23/12/2016).

Menurut Fahri, seharusnya orang yang berbeda pendapat dijawab dengan pendapat lain, termasuk istilah-istilah yang tergolong sensitif.

Fahri menjelaskan, seorang wartawan ‎biasanya dibekali kartu pers. Menurut dia, Ranu Muda resmi wartawan, apalagi jika perusahaan pers itu berbadan hukum.

"Jadi kalau wartawan menulis, polisi enggak setuju, ya suruh wartawan lain menulis. Jangan karena orang menulis lalu orang ditangkap," tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, setiap kerja jurnalistik dilindungi undang-undang. "Menciduk wartawan seperti itu sideback yang jauh ke belakang," ungkap Fahri.

"Zaman yang sudah kita lampaui dan kita tidak mau kembali ke sana, saya ingin polisi belajar mengerti sedikit, tidak usah menghibur presiden dengan cara begini, ini kekanak-kanakkan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Wartawan Detik Diteror,...
Wartawan Detik Diteror, Forum Pemred Desak Polisi Bertindak
Sepanjang 2020, Kekerasan...
Sepanjang 2020, Kekerasan Dialami Jurnalis dalam Bertugas
Dewan Pers Kecam Kekerasan...
Dewan Pers Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan
Kekerasan Terhadap Jurnalis...
Kekerasan Terhadap Jurnalis Tinggi, Polri-Dewan Pers Perkuat Sosialisasi Kebebasan Pers
Teken MoU dengan LPSK,...
Teken MoU dengan LPSK, Dewan Pers: Lembaga Pers Rentan Alami Kekerasan
Inilah Kekerasan yang...
Inilah Kekerasan yang Dialami Jurnalis Sepanjang 2020
Berita Terkini
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved