Soal Pekerja Ilegal, China Evaluasi Keberadaan Warganya di Indonesia
Kamis, 15 Desember 2016 - 19:51 WIB
Soal Pekerja Ilegal, China Evaluasi Keberadaan Warganya di Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Duta Besar Republik Rakyat China untuk Indonesia Xie Feng menilai keberadaan warga negara China yang bekerja secara ilegal di Indonesia bukan representasi negara.
Menurut Xie, banyak orang salah menafsirkan kegiatan ilegal warga negara China di Indonesia tersebut bagian rencana negara yang didesain sedemikian rupa.
"Ada (tuduhan) keinginan meruntuhkan ekonomi Indonesia dan juga pernah dituding sebagai senjata biologis. Nah, itu sama sekali tak bisa kami terima. Nah ini sama sekali tidak berdasar," kata Xie usai bertemu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Kantor Kementerian Koordinator Polhukam, Jakarta, Kamis (15/12/2016).
Xie mengakui menangkap kesan seolah-olah China ingin menguasai ekonomi Indonesia. Kesan itu dinilainya tidak memilki dasar.
"Kita bisa ambil contohnya misalnya WNI (warga negara Indonesia) yang ada di luar negeri, mereka melanggar hukum setempat itu murni kegiatan pribadi bukan kegiatan negara kan," ucapnya. (Baca juga: Dibanjiri Pekerja China, ESDM Rekomendasi Smelter Pakai SDM Lokal)
Dia mengatakan, Pemerintah China akan mengevaluasi keberadaan warganya yang berada di Indonesia. Xie juga mengimbau warga China yang memiliki izin bekerja di Indonesia untuk menghormati peraturan dan undang-undang setempat.
"Kami juga harapkan dari pihak Indonesia bisa meningkatkan kontrol dan juga bisa meningkatkan investigasi," katanya.
Menurut Xie, banyak orang salah menafsirkan kegiatan ilegal warga negara China di Indonesia tersebut bagian rencana negara yang didesain sedemikian rupa.
"Ada (tuduhan) keinginan meruntuhkan ekonomi Indonesia dan juga pernah dituding sebagai senjata biologis. Nah, itu sama sekali tak bisa kami terima. Nah ini sama sekali tidak berdasar," kata Xie usai bertemu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Kantor Kementerian Koordinator Polhukam, Jakarta, Kamis (15/12/2016).
Xie mengakui menangkap kesan seolah-olah China ingin menguasai ekonomi Indonesia. Kesan itu dinilainya tidak memilki dasar.
"Kita bisa ambil contohnya misalnya WNI (warga negara Indonesia) yang ada di luar negeri, mereka melanggar hukum setempat itu murni kegiatan pribadi bukan kegiatan negara kan," ucapnya. (Baca juga: Dibanjiri Pekerja China, ESDM Rekomendasi Smelter Pakai SDM Lokal)
Dia mengatakan, Pemerintah China akan mengevaluasi keberadaan warganya yang berada di Indonesia. Xie juga mengimbau warga China yang memiliki izin bekerja di Indonesia untuk menghormati peraturan dan undang-undang setempat.
"Kami juga harapkan dari pihak Indonesia bisa meningkatkan kontrol dan juga bisa meningkatkan investigasi," katanya.
(dam)