Gerindra: Tuduhan Makar Harus Didasarkan Bukti Kuat

Rabu, 07 Desember 2016 - 17:57 WIB
Gerindra: Tuduhan Makar...
Gerindra: Tuduhan Makar Harus Didasarkan Bukti Kuat
A A A
JAKARTA - Partai Gerindra tidak yakin dengan tuduhan kepolisian yang menduga para aktivis akan melakukan penggulingan kekuasaan atau makar di Ibukota pada 2 Desember lalu.

Anggota Dewan Penasihat DPP Partai Gerindra, Martin Hutabarat mengatakan, polisi harus memiliki bukti-bukti yang kuat untuk membuktikan adanya upaya makar.

"Saya sangsi bahwa unsur perbuatan mereka (para aktivis) adalah perbuatan ‎tindakan makar," kata Martin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/12/2016). (Baca juga: 11 Aktivis yang Ditangkap Polisi Ditetapkan Tersangka)

Menurut dia, jika para tokoh dan aktivis hanya ingin mengembalikan sistem pemerintahan berdasarkan atas Undang-undang Dasar 1945 maka itu tidak bisa disebut sebagai makar.

"Kalau makar itu kan ada kelompok orang yang melakukan pemufakatan, menjatuhkan pemerintah, dengan cara yang tidak konstitusional, jadi bukti-buktinya itu harus kuat," katanya.

Dia juga menegaskan tidak ada kaitan antara Gerindra dan sejumlah tokoh dan aktivis yang ditangkap Polda Metro Jaya pada 2 Desember 2016.

Seperti diketahui, beberapa di antara tokoh dan aktivis yang ditetapkan tersangka memiliki keterkaitan Gerindra, yakni Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri, kader Partai Gerindra Eko Suryo Sandjojo‎, dan Kivlan Zein yang pernah menjadi tim pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014.

Martin menilai terlalu jauh jika mengaitkan Partai Gerindra dengan upaya makar tersebut. "Ini kan bukan persoalan Gerindra. Ini persoalan polisi dengan orang-orang yang dituduh makar," kata Martin.

Lagipula, kata dia, aparat kepolisian tidak mempersoalkan partai politik asal ‎sejumlah tokoh yang dituduh makar tersebut.

"Ini hak-hak politik peorangan masyarakat, kecuali kalau dia mengorganisir kegiatan Gerindra untuk melakukan rencana ini, ini kan tidak," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Makar dan Penertiban...
Makar dan Penertiban Kognitif
Permohonan Kabur, MK...
Permohonan Kabur, MK Tolak Gugatan Istri Terdakwa Pembubaran NKRI
Cerita Kepala Desa Karang...
Cerita Kepala Desa Karang Sari Ditawari Jadi Panglima Khilafatul Muslimin
3 Pelaku Makar Negara...
3 Pelaku Makar Negara Federal Republik Papua Barat Dibekuk
Dilaporkan ke Polisi...
Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Makar, Saiful Mujani: Hak Warga untuk Melapor
Pemerintahan ULMWP di...
Pemerintahan ULMWP di Bumi Papua Upaya Makar
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
Bukti Risiko Bumi Dihantam...
Bukti Risiko Bumi Dihantam Asteroid Semakin Meningkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved