MA Minta Tiga Unsur Reformasi Hukum Berjalan Efektif

Rabu, 26 Oktober 2016 - 17:39 WIB
MA Minta Tiga Unsur...
MA Minta Tiga Unsur Reformasi Hukum Berjalan Efektif
A A A
JAKARTA - Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali mengaku pihaknya mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam melakukan reformasi hukum.

‎"Semua lembaga sudah beri usulan termasuk MA. Tapi ini inisiatif presiden dan kami akan dukung‎," kata Hatta usai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Meski begitu, Hatta memberi catatan terhadap reformasi hukum tersebut. Dia berharap tiga unsur reformasi hukum seperti legislasi atau undang-undang, penegakan hukum dan budaya hukum berjalan paralel.

"Jadi memerlukan proses‎," kata Hatta.

Terlebih menurut Hatta, regulasi yang dikeluarkan pemerintah sinergi dengan institusi hukum yang lainnya. "Kita MA terbitkan banyak regulasi untuk perbaikan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Rakornas Penegakan Hukum...
Rakornas Penegakan Hukum Terpadu Jelang Pemilu 2024
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Hukum di antara Akal...
Hukum di antara Akal dan Nurani
Penegakan Hukum Sontoloyo
Penegakan Hukum Sontoloyo
Survei Polling Institute:...
Survei Polling Institute: Kondisi Penegakan Hukum Perlu Perbaikan
Praktik Orang Dalam...
Praktik Orang Dalam Dinilai Merusak Demokrasi dan Tatanan Hukum
Berita Terkini
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved