HT: Percepat Kemajuan Indonesia, Benahi Pendidikan
Jum'at, 21 Oktober 2016 - 02:39 WIB
HT: Percepat Kemajuan Indonesia, Benahi Pendidikan
A
A
A
SURABAYA - Pendidikan Indonesia masih tertinggal dari negara-negara lainnya. Lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih berada di bawah 10%.
"Kita percepat kemajuan Indonesia, agar mampu membiayai pendidikan masyarakat. Lulusan perguruan tinggi kita di bawah 10%," kata CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) saat ditemui usai memberikan Kuliah Umum di Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis 20 Oktober 2016.
Sebagai perbandingan Korea Selatan yang merdeka selisih dua hari dari Indonesia, sekitar 85% masyarakatnya lulus minimal strata satu. Negara, kata HT, bisa berkembang dengan pesat bila pendidikan masyarakatnya bagus.
Dia mengatakan, generasi muda Indonesia harus bisa menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi. Masalah utamannya adalah mahalnya biaya pendidikan. Jalan keluar untuk permasalahan tersebut adalah pemerintah memberikan subsidi pendidikan atau bahkan bisa membiayai para pelajar untuk menempuh pendidikan di luar negeri.
Hal tersebut bisa tercapai bila Indonesia memiliki anggaran yang cukup. Untuk itu Indonesia harus segera maju.
"Salah satu cara agar NKRI makmur adalah menumbuhkan wirausahawan di seluruh Tanah Air," kata HT.
Untuk itu pemerintah harus memberikan kesempatan melalui berbagai upaya untuk mendorong tumbuhnya pengusaha produktif di daerah-daerah. Dengan begitu pilar ekonomi Indonesia akan lebih banyak dari saat ini yang hanya terbatas di kota-kota besar. Sehingga Indonesia lebih cepat maju.
Dalam kesempatan tersebut HT memberikan bantuan dana pendidikan kepada mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang berprestasi.
Dia berpesan kepada mahasiswa untuk membangun keberhasilan dan membangun daerahnya masing-masing. "Keberhasilan tidak tergantung waktu, tapi cara kerja kita. Harus militan, kerja keras, inovatif."
"Kita percepat kemajuan Indonesia, agar mampu membiayai pendidikan masyarakat. Lulusan perguruan tinggi kita di bawah 10%," kata CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) saat ditemui usai memberikan Kuliah Umum di Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis 20 Oktober 2016.
Sebagai perbandingan Korea Selatan yang merdeka selisih dua hari dari Indonesia, sekitar 85% masyarakatnya lulus minimal strata satu. Negara, kata HT, bisa berkembang dengan pesat bila pendidikan masyarakatnya bagus.
Dia mengatakan, generasi muda Indonesia harus bisa menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi. Masalah utamannya adalah mahalnya biaya pendidikan. Jalan keluar untuk permasalahan tersebut adalah pemerintah memberikan subsidi pendidikan atau bahkan bisa membiayai para pelajar untuk menempuh pendidikan di luar negeri.
Hal tersebut bisa tercapai bila Indonesia memiliki anggaran yang cukup. Untuk itu Indonesia harus segera maju.
"Salah satu cara agar NKRI makmur adalah menumbuhkan wirausahawan di seluruh Tanah Air," kata HT.
Untuk itu pemerintah harus memberikan kesempatan melalui berbagai upaya untuk mendorong tumbuhnya pengusaha produktif di daerah-daerah. Dengan begitu pilar ekonomi Indonesia akan lebih banyak dari saat ini yang hanya terbatas di kota-kota besar. Sehingga Indonesia lebih cepat maju.
Dalam kesempatan tersebut HT memberikan bantuan dana pendidikan kepada mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang berprestasi.
Dia berpesan kepada mahasiswa untuk membangun keberhasilan dan membangun daerahnya masing-masing. "Keberhasilan tidak tergantung waktu, tapi cara kerja kita. Harus militan, kerja keras, inovatif."
(mhd)