Sikap PBNU dalam Memilih Pemimpin

Jum'at, 23 September 2016 - 18:13 WIB
Sikap PBNU dalam Memilih...
Sikap PBNU dalam Memilih Pemimpin
A A A
JAKARTA - Sikap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sangat jelas dalam memilih seorang pemimpin. Utamanya dari kalangan muslim. Sikap ini berlaku baik untuk pemilu nasional maupun pemilihan kepala daerah (pilkada).

Sebaliknya, PBNU membolehkan memilih pemimpin dari kalangan nonmuslim dalam kondisi tertentu. Misalnya, tidak adalagi pemimpin dari kalangan muslim yang amanah.

"Yang menjadi kriteria pemimpin adalah yang muslim jujur dan adil. Kalau tidak ada maka dibolehkan memilih pemimpin nonmuslim asalkan memiliki sifat jujur dan adil," ujar Rais Aam PBNU Maruf Amin, Jakarta, Jumat (23/9/2016).

Menurutnya, sikap PBNU dalam memilih pemimpin ini mengacu hasil Muktamar 1999 di Lirboyo Kediri. Dia menegaskan, sikap ini berlaku juga untuk pilkada DKI Jakarta. (Baca: Susunan Pengurus PBNU 2015-2020)

Maka itu dirinya membantah jika PBNU sudah menyatakan dukungan kepada calon tertentu. "Tidak benar kalau ada yang bilang PBNU mendukung salah satu calon. Jadi jangan asal mengklaim didukung nahdliyin," tegasnya.
(kur)
Berita Terkait
Selamat untuk Nahdlatul...
Selamat untuk Nahdlatul Ulama!
Jembatan Peradaban Nahdlatul...
Jembatan Peradaban Nahdlatul Ulama
Visi Nahdlatul Ulama...
Visi Nahdlatul Ulama Abad Kedua
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul...
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama, Bagaimana Memahaminya?
Nahdlatul Ulama Akan...
Nahdlatul Ulama Akan Bangun Peradaban dari Lautan
Berita Terkini
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Kasus Febrie Adriansyah,...
Kasus Febrie Adriansyah, Pengamat: Sapu Kotor Tak Bisa Bersihkan Korupsi
Bakom Sangkal Febrie...
Bakom Sangkal Febrie Adriansyah Algojo Pemberantasan Korupsi di Kejagung
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved