Kasus Dugaan Suap Irman Gusman Dinilai Janggal

Sabtu, 17 September 2016 - 23:09 WIB
Kasus Dugaan Suap Irman...
Kasus Dugaan Suap Irman Gusman Dinilai Janggal
A A A
JAKARTA - Kasus yang menyeret Ketua DPD Irman Gusman dianggap memiliki kejanggalan. Sebab, nilai uang yang diberikan Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto (XSS) kepada Irman Gusman, Rp100 juta, dianggap terlalu kecil.

‎"Kalau angka segitu (Rp100 juta) buat saya tanda tanya," ujar ‎penasihat hukum keluarga Irman Gusman, Tommy Singh, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (17/9/2016) malam.

Terlebih, lanjut dia, Irman Gusman seringkali membawa uang sekitar Rp100 juta dalam tas. ‎"Saya pikir secara material kasus ini buat saya sedikit lucu. Angkanya kecil sekali, bukan kelas pak Irman lah," ujarnya.

Lagi pula, ujar dia, Irman dan istri tak mengetahui isi bungkusan yang diberikan XSS.

‎"Bahkan menurut keluarga, tidak tahu apa isi bingkisannya. ‎Setelah dia pergi, dan masuk petugas baru diketahui ini ada uang. Pak Irman sesungguhnya enggak tahu ada apa di bingkisan itu."

‎Maka itu, kasus yang menjerat kliennya itu dianggap memiliki kejanggalan. "Memang ada sedikit kejanggalan juga. Bungkusan ditaruh dan nilainya seberapa mungkin mohon maaf sajalah," pungkasnya.

‎Diketahui, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan suap Pengurusan kuota impor gula CV Semesta Berjaya (SB) untuk wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) 2016. Mereka adalah Ketua DPD Irman Gusman, Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto (XSS), dan MMI yang merupakan istri XSS. Penetapan tersangka itu hasil operasi tangkap tangan (OTT) di kediaman IG, Jakarta Selatan, Sabtu (17/9/2016) dini hari.
(zik)
Berita Terkait
Sinergi KPK dan DPD...
Sinergi KPK dan DPD Cegah Korupsi di Daerah
Ada Apa Perwakilan Gereja...
Ada Apa Perwakilan Gereja Kingmi Sambangi KPK?
Manfaatkan Corona, Masyarakat...
Manfaatkan Corona, Masyarakat Diimbau Waspada Oknum Mengaku Perwakilan KPK
KPK Diminta DPR dan...
KPK Diminta DPR dan Dewas Segera Sampaikan Laporan Kinerja
Komisi III DPR Tegaskan...
Komisi III DPR Tegaskan Pemberantasan Narkoba Harus Radikal dan Konkret
Sidang Paripurna DPD...
Sidang Paripurna DPD Ke-11 Digelar Secara Virtual
Berita Terkini
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved