Pemerintah Ceroboh Jika Benar Menteri ESDM Berkewarganegaraan Ganda
Senin, 15 Agustus 2016 - 10:53 WIB
Pemerintah Ceroboh Jika Benar Menteri ESDM Berkewarganegaraan Ganda
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah dinilai ceroboh jika benar Menteri Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar berkewarganegaraan ganda. Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat Arcandra sebagai Menteri ESDM pada momen reshuffle kabinet jilid II.
"Soal rumor bahwa ada dua kewarganegaraan kalau itu benar ada kecerobohan dari sisi administrasi. Masa mengurusi atau mengecek administrasi saja sulit sekali," ujar Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari saat dihubungi wartawan, Senin (15/8/2016).
Sebab, lanjut dia, Indonesia tidak mengenal dwi kewarganegaraan. Adapun kabar bahwa Arcandra telah menjadi warga negara Amerika Serikat beredar di media sosial beberapa hari lalu.
"Seharusnya Lepas dong status WNI, lalu meminta proses awal lagi untuk menjadi WNI," tutur politikus Partai Keadilan Sejahtera ini.
Namun, dirinya mengaku tak mengetahui detail apakah Badan Intelijen Negara (BIN) diminta menelusuri rekam jejak Arcandra sebelum momen reshuffle kabinet jilid II.
"Saya sudah konfirmasi bahwa intinya KJRI Houston Pak Arcandra tercatat sebagai status WNI. Saya dapat informasi valid langsung dari Ibu Menlu, artinya tidak mengundurkan diri dari WNI, poinnya di situ," pungkasnya.
"Soal rumor bahwa ada dua kewarganegaraan kalau itu benar ada kecerobohan dari sisi administrasi. Masa mengurusi atau mengecek administrasi saja sulit sekali," ujar Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari saat dihubungi wartawan, Senin (15/8/2016).
Sebab, lanjut dia, Indonesia tidak mengenal dwi kewarganegaraan. Adapun kabar bahwa Arcandra telah menjadi warga negara Amerika Serikat beredar di media sosial beberapa hari lalu.
"Seharusnya Lepas dong status WNI, lalu meminta proses awal lagi untuk menjadi WNI," tutur politikus Partai Keadilan Sejahtera ini.
Namun, dirinya mengaku tak mengetahui detail apakah Badan Intelijen Negara (BIN) diminta menelusuri rekam jejak Arcandra sebelum momen reshuffle kabinet jilid II.
"Saya sudah konfirmasi bahwa intinya KJRI Houston Pak Arcandra tercatat sebagai status WNI. Saya dapat informasi valid langsung dari Ibu Menlu, artinya tidak mengundurkan diri dari WNI, poinnya di situ," pungkasnya.
(kri)