Mahfud MD Kritisi Menteri ESDM Dikabarkan Bukan WNI
Minggu, 14 Agustus 2016 - 16:10 WIB
Mahfud MD Kritisi Menteri ESDM Dikabarkan Bukan WNI
A
A
A
JAKARTA - Beredar kabar status kewarganegaraan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dipertanyakan.
Merespons kabar ini, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memberikan tanggapan terkait fenomena ini. Di akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, menjabarkan terkait status kewarganegaraan.
"Ada berita, Menteri ESDM Arcandra Tahar berkewarganegaraan USA setelah pindah kewarganegaraan sejak 2012. Kalau ini benar, ilegal," kicau Mahfud MD, Minggu (14/8/2016).
Dijelaskan Mahfud, menurut Pasal 22 Ayat (2) Butir a Undang-undang (UU) Nomor 39 Tahun 2008 syarat pertama dan utama untuk menjadi menteri adalah WNI.
"Menurut berita itu Arcandra sudah jadi warga negara USA dan memegang paspor negara tersebut sejak 2012 tapi paspor WNI belum dikembalikan," ucap Mahfud MD.
Eks Menteri Pertahanan (Menhan) ini mengungkapkan, sebelum pulang untuk diangkat sebagat menteri, kabarnya juga Arcandra sudah beberapa kali masuk ke Indonesia dengan paspor Amerika Serikat.
"Kalau itu benar, berarti Arcandra tidak jujur kepada presiden tentang jati dirnya. Bahkan bisa diartikan dia tidak punya rasa nasionalisme," pungkasnya.
Merespons kabar ini, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memberikan tanggapan terkait fenomena ini. Di akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, menjabarkan terkait status kewarganegaraan.
"Ada berita, Menteri ESDM Arcandra Tahar berkewarganegaraan USA setelah pindah kewarganegaraan sejak 2012. Kalau ini benar, ilegal," kicau Mahfud MD, Minggu (14/8/2016).
Dijelaskan Mahfud, menurut Pasal 22 Ayat (2) Butir a Undang-undang (UU) Nomor 39 Tahun 2008 syarat pertama dan utama untuk menjadi menteri adalah WNI.
"Menurut berita itu Arcandra sudah jadi warga negara USA dan memegang paspor negara tersebut sejak 2012 tapi paspor WNI belum dikembalikan," ucap Mahfud MD.
Eks Menteri Pertahanan (Menhan) ini mengungkapkan, sebelum pulang untuk diangkat sebagat menteri, kabarnya juga Arcandra sudah beberapa kali masuk ke Indonesia dengan paspor Amerika Serikat.
"Kalau itu benar, berarti Arcandra tidak jujur kepada presiden tentang jati dirnya. Bahkan bisa diartikan dia tidak punya rasa nasionalisme," pungkasnya.
(maf)