Sikap BNN dan Polri jika Haris Azhar Minta Maaf

Sabtu, 06 Agustus 2016 - 13:44 WIB
Sikap BNN dan Polri...
Sikap BNN dan Polri jika Haris Azhar Minta Maaf
A A A
JAKARTA - Koordinator Kontras Haris Azhar dilaporkan ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri atas tuduhan pencemaran nama baik terkait tulisannya berjudul Cerita Busuk dari Seorang Bandit yang menyinggung institusi Badan Narkotika Nasional (BNN), Polri, TNI dan Bea Cukai.

Namun, BNN belum menentukan sikap apakah tetap melanjutkan proses hukum atau tidak jika Haris Azhar meminta maaf atas tulisannya yang memuat testimoni terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman itu.

"Belum tahu kita ya, kalau misalnya minta maaf," ujar Kepala Bagian Humas BNN Kombes Pol Slamet Pribadi‎ dalam acara ‎polemik radio Sindo Trijaya network bertajuk Hitam Putih Pemberantasan Narkoba di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/8/2016).

Dia menegaskan, tulisan Haris Azhar mengenai testimoni Freddy Budiman itu belum konkret. Maka itu dia menyayangkan langkah Haris Azhar mengungkapkan testimoni tersebut.‎

"Disimpan selama dua tahun di situ, ya kita tunggu saja bagaimana perkembangannya," ucapnya. (Baca: BNN Bilang Freddy Budiman Bukan Bandar Narkoba Kelas Kakap)

Senada dengan Kepala Bagian Humas BNN Kombes Pol Slamet Pribadi‎ .Pihak Mabes Polri belum menentukan sikap mengenai opsi Haris Azhar meminta maaf.

"‎Ya itu bagian dari analisa nanti, kajian kita," ucap Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di lokasi sama.

Dia menyampaikan, hingga kini kasus Haris Azhar masih dalam tahap penyelidikan. Sejauh ini, lanjut dia, Bareskrim Polri masih mengumpulkan informasi maupun fakta-fakta.

"Kemudian kita akan mencari saksi-saksi, ahli-ahli yang kemudian keterangan-keterangan ini menguatkan untuk konstruksi suatu hukum sebagaimana pasal yang dituduhkan," tandasnya.
(kur)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved