Mensos Nilai Faktor Sosialisasi Jadi Pemicu Beredarnya Kartu BPJS Palsu

Selasa, 26 Juli 2016 - 15:48 WIB
Mensos Nilai Faktor...
Mensos Nilai Faktor Sosialisasi Jadi Pemicu Beredarnya Kartu BPJS Palsu
A A A
JAKARTA - Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) palsu beredar. Tidak sedikit warga yang menjadi korban penipuan tersebut.

Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa‎ berpendapat, kasus tersebut membuktikan kurangnya soslisalisasi pelayanan BPJS kepada masyarakat.

Menurut dia pemerintah seharusnya menjelaskan kepada masyarakat mengenai dua jenis BPJS, yakni ketenagakerjaan dan kesehatan. Kemudian, BPJS juga terbagi dua, yakni iuran mandiri dan iuran yang dibayarkan pemerintah.

"Harus dibedakan. Meski nama kartunya sama, Kartu Indonesia Sehat (KIS), tapi prosesnya beda. Mungkin sosialisasinya harus lebih diluaskan," tutur Khofifah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Dia menjelaskan, tidak semua pemegang KIS ditanggung pemerintah. Menurut Khofifah, jika tidak ditanggung pemerintah maka iurannya dibayar secara mandiri. "Apakah kelas I, II atau III. Yang terjadi di salah satu daerah di Jawa Barat rupanya ada yang menyalahgunakan dengan menyampaikan kepada masyarakat sekali bayar tanpa bayar," tuturnya.

Oleh karena itu dia berharap agar sosialisasi mengenai kartu pelayanan BPJS tersebut harus lebih gencar agar masyarakat tidak keliru.

"Masing-masing daerah seyogyanya memang punya kantor-kantor BPJS. Sekarang kan belum semua kabupaten/kota punya kantor layanan BPJS," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polresta Cimahi akhirnya menetapkan seorang tersangka berinisial AS (42) untuk kasus penipuan kartu pelayanan BPJS palsu terhadap ratusan warga Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Saat ini, Kepolisian masih terus melakukan pengembangan atas kasus tersebut.

Dalam aksinya, tersangka meyakinkan warga dengan menawarkan kartu BPJS Kesehatan seumur hidup hanya dengan sekali bayar sebesar Rp100 ribu tanpa harus membayar kewajiban iuaran bulanannya. (Baca juga: Tipu Ratusan Warga, AS Jadi Tersangka Kasus Kartu BPJS Palsu)
(dam)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Febrie Adriansyah Hadir...
Febrie Adriansyah Hadir Diperiksa Kejagung, Kehadirannya Tak Tertangkap Awak Media
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Infografis
Pemicu Makin Banyak...
Pemicu Makin Banyak WNI Pindah Jadi Warga Negara Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved