Kemenaker Diminta Pantau Tenaga Kerja Asal China

Kamis, 21 Juli 2016 - 11:37 WIB
Kemenaker Diminta Pantau...
Kemenaker Diminta Pantau Tenaga Kerja Asal China
A A A
JAKARTA - Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) diminta untuk mengawasi keberadaan tenaga kerja asal China yang diisukan banyak masuk ke Indonesia.

Jika pemerintah tidak mengantisipasi hal tersebut maka akan menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan di Tanah Air.

"Kementerian Tenaga Kerja harus melakukan pengawasan secara intensif terhadap tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia," kata anggota Komisi IX DPR M Iqbal kepada Sindonews, Kamis (21/7/2016). (Baca juga: Yusril Nilai Menaker Gagal Beri Penjelasan Soal Pekerja Asal China)

Iqbal mengatakan, salah satu pemicu masuknya tenaga kerja Indonesia karena dibukanya kran investasi dari negeri Tirai Bambu itu ke Tanah Air. Kondisi ini, kata dia, dimanfaatkan oleh pekerja China untuk berbondong-bondong datang ke Indonesia.

Salah satu hal yang dikritisi Iqbal soal masuknya tenaga kerja asal China adalah rendahnya kemampuan kerja yang dimiliki para pekerja tersebut, salah satunya kemampuan bahasa.

Berdasarkan temuan di lapangan, acapkali pihak DPR mendapati pekerja asal China tidak menguasai bahasa Inggris maupun Indonesia.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, kedatangan pekerja China tanpa keahlian akan menjadi kendala bagi ketersediaan lapangan pekerjaan bagi warga Indonesia,

"Tentu saja jika pekerja yang datang itu adalah pekerja yang mempunyai skill dan diharapkan akan mentransfer pengetahuannya kepada pekerja kita maka itu tidak menjadi persoalan. Tetapi jika yang datang adalah pekerja yang tidak mempunyai skill maka hal ini akan berdampak kepada para pekerja kita dalam hal ketersediaan lapangan kerja," tutur Iqbal.
(dam)
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
Ratusan Pekerja Rentan...
Ratusan Pekerja Rentan Dapat Bantuan Perlindungan Ketenagakerjaan
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Menaker Yassierli Menghadap...
Menaker Yassierli Menghadap Prabowo di Istana Bahas UMP 2025
Perjuangkan Hak-hak...
Perjuangkan Hak-hak Nursiyah, RPA Perindo Serahkan Dokumen ke Sudin Nakertrans Jakut
Pengawas Ketenagakerjaan...
Pengawas Ketenagakerjaan Dukung Iklim Ketenagakerjaan Kondusif di Masa PPKM
Berita Terkini
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Boyamin: Penetapan Tersangka...
Boyamin: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Tak Perlu Izin Presiden, Ini Aturannya
Kasus Febrie, Pakar...
Kasus Febrie, Pakar Minta Kejagung Waspada Upaya Mengaburkan Kepemilikan Uang dan Emas
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Pesan Prabowo ke Siswa...
Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Anak Indonesia Tak Boleh Kalah dari Negara Lain
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved