MA Diminta Akui Kegagalannya Awasi Pengadilan

Jum'at, 01 Juli 2016 - 20:00 WIB
MA Diminta Akui Kegagalannya...
MA Diminta Akui Kegagalannya Awasi Pengadilan
A A A
JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) diminta mengakui kegagalannya dalam pembinaan maupun pengawasan terhadap hakim atau aparatur nonhakim‎.

Terulangnya operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap panitera pengganti pengadilan, dianggap bukti kegagalan MA dalam membina atau melakukan pengawasan terhadap hakim atau aparatur nonhakim‎.

Hakim Agung Gayus Lumbuun menilai, MA harus bertanggung jawab atas terulangnya OTT KPK terhadap panitera pengganti pengadilan.

"Selama ini seolah MA mendalihkan bahwa perbuatan petugas yang dijadikan OTT oleh KPK disebut sebagai oknum, tapi dilakukan tidak sendiri-sendiri, karena bisa saja secara berkelompok seperti yang terungkap pada persidangan kasus di Pengadilan Tipikor," ujar Gayus saat dihubungi wartawan, Jumat (1/7/2016).

Menurut Gayus, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus bertindak menyelamatkan peradilan dari praktik mafia selama ini. Sebab kata dia, praktik mafia peradilan itu mengancam keselamatan negara‎ jika terus dibiarkan.

Dia mengatakan, penyelamatan peradilan oleh Presiden Jokowi harus dilakukan jika MA tidak melakukan pembenahan atau merombak pimpinan di semua jajaran pengadilan, dengan orang-orang yang mampu memimpin petugas-petugas yang ada di wilayah kerjanya.
(maf)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved