Penangkapan KPK Belum Timbulkan Efek Jera Aparat Peradilan

Kamis, 16 Juni 2016 - 22:39 WIB
Penangkapan KPK Belum...
Penangkapan KPK Belum Timbulkan Efek Jera Aparat Peradilan
A A A
JAKARTA - Penangkapan seorang penegak hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin mencoreng peradilan di Indonesia. Penangkapan ini semakin membuktikan bahwa beban manajerial di Mahkamah Agung (MA) dalam banyak aspek memang sudah overload, khususnya pengawasan pengadilan seharusnya memang berkonsentrasi penuh pada kewenangan justisial bukan penyelenggaraan peradilan pada tafsir yang terlalu luas.

Peristiwa ini mengundang keprihatinan Komisi Yudisial (KY) karena ingatan publik masih kuat terhadap penangkapan hakim sebelumnya oleh KPK. Peristiwa ini juga membuktikan belum adanya efek jera bagi aparat penegak hukum meskipun sudah dilakukan serangkaian penangkapan karena terlibat kasus hukum.

"Eksesnya adalah wajah peradilan Indonesia kembali tercoreng. Stigma buruk dan upaya mengembalikan kepercayaan publik kepada lembaga peradilan makin sulit didapatkan," ujar juru bicara KY Farid Wajdi, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (16/6/2016).

Dia mengingatkan, peristiwa ini harusnya menjadi pelajaran penting bagi lembaga peradilan harus mampu meminimalkan segala bentuk penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang. (Baca: KPK Tangkap Panitera PN Jakut Terkait Pendangdut Saipul Jamil)

"MA tidak perlu ragu, pengawasan dan sanksi yang lemah seolah sebagai pintu masuk untuk melakukan pelanggaran. Intinya bahwa berbagai kasus belakangan menegasikan bahwa reformasi di peradilan memang belum menyentuh masalah dasarnya, yaitu soal integritas," tandasnya.

KPK melakukan penangkapan terhadap panitera Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara (Jakut) berinisial R. Bersama R, penyidik KPK juga menangkap seorang pengacara yang diduga sebagai pelaku suap.
(kur)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved