DPR Minta Pemerintah Serius Bebaskan Rita Krisdianti

Rabu, 08 Juni 2016 - 15:26 WIB
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Bebaskan Rita Krisdianti
A A A
JAKARTA - DPR mengingatkan pemerintah untuk serius memperjuangkan nasib Rita Krisdianti, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Ponorogo, Jawa Timur yang divonis hukuman gantung oleh pengadilan di Penang, Malaysia.

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menandaskan, Kementerian Hukum dan HAM harus benar-benar mampu memperjuangkan nasib TKI. "Dia hanya sebagai korban, berarti ada yang bermain. Kita harus betul-betul berjuang untuk ini," kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2016).

Politikus Demokrat ini juga mengatakan, vonis tersebut tidak bisa dijatuhkan tanpa pembuktian yang kuat. Menurut dia, ada informasi bahwa Rita dijebak sehingga dituduh membawa narkoba berjenis sabu.

"Ini kan warga kita belum tentu terlibat, bisa saja sebagai korban. Ini harus diusut persis. Kasus apapun tapi kan kita harus melihat dan memberikan pembelaan, apalagi tidak terlibat hanya sebagai korban," tuturnya. (Baca juga: Dijebak Bawa Sabu 4 Kilogram, Rita Krisdianti Dihukum Mati di Malaysia)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rita adalah TKI yang diberangkatkan ke Hong Kong pada Januari 2013. Tujuh bulan kemudian, Rita memutuskan pulang ke Jawa Timur karena tidak ada kejelasan mengenai pekerjaannya. Kemudian dia ditawari bisnis kain dan pakaian oleh seorang teman berinisial ES di Makau. Rita diberi tiket dengan singgah ke New Delhi, India, dan Penang, Malaysia.

Di New Delhi, Rita dititipi sebuah koper oleh seseorang tanpa boleh membukanya. Orang tersebut menyebut isi koper itu adalah pakaian yang akan dijual Rita di kampung halaman.Namun, saat Rita sampai di Bandara Penang, Juli 2013, Kepolisian Malaysia menangkapnya. Mereka menemukan narkoba jenis sabu seberat empat kilogram di koper yang dibawa Rita.
(dam)
Berita Terkait
Bayar Diyat Rp15,5 M...
Bayar Diyat Rp15,5 M dan Penjara 20 Tahun, TKI Ini Akhirnya Lolos Eksekusi di Arab
Disnakertrans Jabar...
Disnakertrans Jabar Siap Fasilitasi Kepulangan Ety ke Majalengka
Sekda: Ety Bisa Kembali...
Sekda: Ety Bisa Kembali Berkat Doa Seluruh Masyarakat Majalengka
Wakil Ketua MPR Sore...
Wakil Ketua MPR Sore Ini Jemput TKI Bebas dari Hukuman Mati di Soetta
TKW Bebas dari Hukuman...
TKW Bebas dari Hukuman Mati, Jazilul Fawaid: Satu Nyawa Sangat Berharga
Ketum PBNU Ucapkan Syukur...
Ketum PBNU Ucapkan Syukur atas Bebasnya Ety dari Hukuman Mati di Saudi
Berita Terkini
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved