Ketua Fraksi PPP Sesalkan Pengadilan Perberat Hukuman SDA

Jum'at, 03 Juni 2016 - 14:29 WIB
Ketua Fraksi PPP Sesalkan...
Ketua Fraksi PPP Sesalkan Pengadilan Perberat Hukuman SDA
A A A
JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DPR Reni Marlinawati menyayangkan‎ dan menyesalkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memperberat hukuman mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) dari enam tahun penjara menjadi 10 tahun penjara.

Kendati demikian, Reni menghormati putusan PT DKI tersebut. "Hanya terus terang sebagai kader PPP sangat menyayangkan dan menyesalkan putusan itu," kata Reni saat dihubungi wartawan, Jumat (3/6/2016).

Padahal lanjut dia, hakim pengadilan tindak pidana korupsi telah menolak tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait pencabutan hak politik SDA.

‎"Oleh karena itu, kenapa ini (pencabutan hak politik SDA) di pengadilan tinggi malah keluar," tutur Reni.

Menurut dia, hukuman yang dijatuhkan PT DKI Jakarta kepada SDA sudah sangat luar biasa berat. "Sekarang ketika dicabut hak politik, bagi politisi itu kiamat," katanya.

Dia mengklaim bahwa SDA pernah berjasa bagi negara. Salah satunya yakni menertibkan pelaksanaan ibadah haji bertahun-tahun. SDA pun mendapat penghargaan atas jasanya.

"Kemudian beliau mantan ketua umum partai juga telah menciptakan iklim demokrasi yang baik. Menurut hemat saya seharusnya ini jadi pertimbangan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Hukum Haji dengan Harta...
Hukum Haji dengan Harta Hasil Korupsi
KPK Gandeng PPATK Telusuri...
KPK Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Korupsi Kuota Haji
Perkumpulan Ustadz di...
Perkumpulan Ustadz di Jember Minta Firli Kawal Ketat Pengelolaan Dana Haji
Ketua KPK Ungkap Potensi...
Ketua KPK Ungkap Potensi Korupsi Pengelolaan Dana Haji Rp160 Miliar
Daftar 10 Negara dengan...
Daftar 10 Negara dengan Biaya Haji Tertinggi di Dunia
Dana Haji Terus Bertumbuh,...
Dana Haji Terus Bertumbuh, BPKH Perluas Investasi dalam Ekosistem Haji Global
Berita Terkini
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved