KPK Usut Uang Rp650 Juta yang Diberikan ke Dua Hakim PN Kepahiang

Rabu, 25 Mei 2016 - 10:26 WIB
KPK Usut Uang Rp650...
KPK Usut Uang Rp650 Juta yang Diberikan ke Dua Hakim PN Kepahiang
A A A
JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita Rp650 juta dari tangan Janner Purba (JP) dan Toton (T), dua hakim di Pengadilan Negeri (PN) Kepahiang, Bengkulu, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bengkulu, Senin 23 Mei 2016.

Kini, KPK tengah menelusuri dari mana asal uang suap ratusan juta yang diserahkan mantan Kepala bagian Keuangan RS M Yunus, Syafei Syarif (SS) dan Direktur Keuangan RS M Yunus, Edy Santoni (ES), kepada dua hakim tersebut.

"Jadi Rp500 juta itu dari ES dan 150 juta dari SS. Peruntukannya untuk JP dan T. Penyidik akan mendalami dari mana uangnya, sumber uangnya itu dari mana," kata Pelaksana harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, Rabu (25/5/2016).

Tak hanya menelusuri dari mana asal uang suap ratusan juta, KPK juga akan menelusuri besaran angka commitmen fee yang dijanjikan SS dan ES kepada dua hakim untuk mengamankan kasus penyalahgunaan Honor Pengawas dan Dewan Pembina RSUD M Yunus, yang tengah disidangkan di PN Kepahiang, Bengkulu.

Atas perbuatannya, Syafei Syarif (ES) dan Edy Santoni (ES) yang diduga memberi suap disangka dan melanggar Pasal 6 Ayat 1 atau Pasal 6 Ayat 1 huruf a atau b dan atau Pasal 13 Undang-undang (UU) Tipikor jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Adapun Janner Purba (JP), Toton (T) dan Badarudin Bacshin (BAB) selaku penerima suap disangka dan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau c atau Pasal 6 Ayat 2 atau Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP.
(maf)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved