Respons Luhut Soal Mega Sebut 10 WNI Bebas karena Uang Tebusan

Senin, 02 Mei 2016 - 15:25 WIB
Respons Luhut Soal Mega...
Respons Luhut Soal Mega Sebut 10 WNI Bebas karena Uang Tebusan
A A A
JAKARTA - Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan terlihat enggan menanggapi terlalu jauh terkait pernyataan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri yang menilai pembebasan 10 WNI yang disandera kelompok milisi Abu Sayyaf karena adanya uang tebusan.

"Nanti saya cek (kebenaran uang tebusan)," singkat Luhut di Kantornya, Jakarta, Senin (2/5/2016).

Luhut enggan menanggapi komentar Megawati itu lantaran dirinya mengaku akan mengikuti rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor Presiden. Luhut mengaku terburu-buru karena sudah terlambat mengikuti ratas tersebut.

(Baca juga: Jokowi Sebut Alhamdulillah 10 WNI yang Disandera Sudah Dibebaskan)

Sebelumnya, Luhut menegaskan pemerintah tak memberikan uang tebusan dalam proses pembebasan 10 WNI. Pembebesan dilakukan melalui multi jalur.

Diketahui, Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri, berkomentar singkat seputar bebasnya warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok teroris Abu Sayyaf. Sepuluh sandera itu dibebaskan kemarin setelah pemerintah mengklaim melakukan negosiasi multijalur.

(Baca juga: Eks Kepala BNPT Sindir Aksi Saling Klaim Pembebasan 10 WNI)

Namun, Mega menyebut sesuatu yang lain. Putri Bung Karno ini mengatakan para sandera bebas karena ada pembayaran uang tebusan.

"Ya terang saja dilepas, wong dibayar kok," singkat Mega saat menjadi keynote speaker dalam acara diskusi dengan tema 'Mencari Solusi Rekrutmen PNS yang Adil bagi Bidang Pegawai Tidak Tetap (PTT)', di Hotel Double Tree, Cikini Raya, Jakarta Pusat, Senin 2 Mei 2016.
(maf)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Infografis
Elon Musk Sebut Zelensky...
Elon Musk Sebut Zelensky Juara Perampokan Uang AS Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved