Tegakkan Disiplin Kader, Sohibul Iman Ingin PKS Lebih Kuat

Minggu, 24 April 2016 - 18:35 WIB
Tegakkan Disiplin Kader,...
Tegakkan Disiplin Kader, Sohibul Iman Ingin PKS Lebih Kuat
A A A
JAKARTA - Konflik antara petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan kadernya Fahri Hamzah menjadi pembicaraan publik sejak beberapa pekan lalu.

PKS memecat Fahri Hamzah karena dianggap telah melakukan pelanggaran. Tak terima dipecat, Fahri menggugat PKS ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Tak berselang lama, partai berlambang bulan sabit kembar itu kembali melakukan pemecatan terhadap kadernya, yakni Gamari Sutrisno yang saat ini menjadi anggota DPR.

Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman menegaskan partainya akan terus menegakkan kedisiplinan bagi para kader. Tujuannya agar PKS menjadi partai besar dan kuat serta dapat masuk menjadi partai politik papan atas.

"Dalam program strategis kami nomor 51 kami tegaskan di situ bahwa kami akan mendorong terus ditegakannya kedisiplinan bagi kader, pengurus partai, dan juga pejabat-pejabat publik," kata Sohibul dalam pidatonya pada acara perayaan Milad ke-18 PKS di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (24/4/2016).

Dia mengungkapkan, pada era sekarang banyak orang yang berpikiran bebas namun sulit untuk diajak berpikir. "Banyak mereka yang berpikiran bebas, kadang mereka menjadi orang yang sulit diajak berpikir di tingkat institusi karena di situ ada batas-batas yang harus diperhatikan," kata Sohibul.

Dalam konteks demokrasi, Sohibul meminjam pernyataan Presiden Ketiga Republik Indonesia BJ Habibie yang mengatakan demokrasi itu bukan hanya berbicara tentang kebebasan, melainkan juga tentang kedisiplinan.

"Saya harus apresiasi kepada eyang Habibie, karena sebelumnya saya pernah mendengar seorang tokoh internasional yang mempertentangkan antara demokrasi dan disiplin, kami tidak butuh demokrasi, yang kami butuhkan adalah disiplin. Tapi Pak Habibie justru dalam bingkai demokrasi, kita bisa menyatukan antara kebebasan dengan kedisiplinan," tutur Sohibul.

Dia menegaskan jalan demokrasi PKS adalah mewujudkan keadilan.Oleh karena itu, kata Sohibul, PKS menjalankan demokrasi dengan memberikan ruang kebebasan namun ada batas-batas kedisiplinan.

"PKS dengan visi dan misinya yang sangat besar sekali, itu tidak mungkin bisa kami jalankan dengan baik kalau kami hanya memberikan ruang-ruang kebebasan kepada kader-kader kami, kalau mereka tidak dibingkai dengan aturan-aturan kedisiplinan," tutur Sohibul.
(dam)
Berita Terkait
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Anis Buka-bukaan soal...
Anis Buka-bukaan soal Misi Besar PKS
Walaupun Oposisi, PKS...
Walaupun Oposisi, PKS Tegaskan Ingin Berpolitik yang Asyik
Berita Terkini
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved