Keluarga Siyono Serahkan Kasus ke Komnas HAM dan Muhammadiyah

Senin, 11 April 2016 - 19:23 WIB
Keluarga Siyono Serahkan...
Keluarga Siyono Serahkan Kasus ke Komnas HAM dan Muhammadiyah
A A A
KLATEN - Keluarga Siyono menyerahkan sepenuhnya kepada Komnas HAM terkait autopsi yang telah dilakukan oleh tim dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk proses hukum selanjutnya.

Suasana duka masih menyelimuti keluarga Siyono, Suratmi istrinya belum mengajar lagi sejak penangkapan suaminya pada 8 Maret 2016.

Kakak Siyono, Wagiyono mengaku, pihaknya belum menerima informasi kapan hasil autopsi diumumkan meski PP Muhammadiyah sempat mengungkapkan hasilnya diumumkan dalam waktu dekat.

”Tidak tahu kapan waktunya, hanya dikatakan akan segera diumumkan. Kalau pengumuman hari ini saya tidak tahu, tidak ada kabar,” kata Wagiyono saat ditemui wartawan di rumahnya, Dukuh Brengkungan, Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Klaten, Jawa Tengah, Senin (11/4/2016).

Saat disampaikan perihal hasil autopsi yang diumumkan Komnas HAM dan PP Muhammadiyah, Wagiyono cukup terkejut. Dia meyakini, temuan patah tulang iga dan tulang dada menunjukkan adiknya tidak melakukan perlawanan saat diamankan Densus 88.

”Wah berarti selama ini Densus bohong itu kalau ada perlawanan. Karena sudah ada yang menangani (Komnas HAM dan PP Muhammadiyah) nggih mpun monggo (ya sudah silakan)," ucapnya.

"Karepe ki mriki gek sampun gek ganti kegiatan sing mboten mikir niku (Keinginan kami masalah itu segera selesai dan ganti kegiatan lain tidak memikirkan hal itu) karena sudah ada yang menangani. Rumongso kesel (Merasa capek),” imbuhnya.

Wagiyono menjelaskan, kondisi psikis keluarga Siyono terutama istri dan anak-anak belum pulih benar. Suratmi tidak bisa lama-lama menemui kerabat maupun tamu karena asam lambung langsung naik ketika harus berpikir keras.

”Kemarin ketika ada tamu kami juga sampaikan tidak bisa (bertemu) lama-lama, karena maagnya kambuh jadi mau muntah-muntah,” tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Mabes Polri Diserang...
Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Densus 88 Tangkap 59...
Densus 88 Tangkap 59 Tersangka Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Penangkapan Terduga...
Penangkapan Terduga Teroris di Medan
Pasca Penangkapan Terduga...
Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kapolda Pastikan Situasi Babel Kondusif
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved