Menkumham Sarankan Djan Faridz Gabung ke Romi
Senin, 11 April 2016 - 11:06 WIB
Menkumham Sarankan Djan Faridz Gabung ke Romi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyarankan Djan Faridz bergabung dalam kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar VIII yang dipimpin Muhammad Romahurmuziy (Romi).
Djan yang merupakan Ketua Umum DPP PPP hasil Muktamar Jakarta 2014 diminta untuk melupakan perbedaan pendapat yang terjadi pada masa lalu.
"Mari gabung, saya mendapat informasi juga Pak Romi sangat terbuka kepada teman-teman dari kubu Jakarta," kata Yasonna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/4/2016).
Apalagi, lanjut dia, ada beberapa kader PPP hasil Muktamar Jakarta sudah bergabung ke kubu Muktamar VIII.
"Pak Suryadharma Ali (sebelumnya berada di pihak Djan) sendiri sudah gabung, melihat bahwa enggak ada manfaatnya kalau terus ada perbedaan yang tajam di antara kelompok ini," tuturnya. (Baca juga: Romi Siap Berikan Tempat Terhormat untuk Djan Faridz)
Dia mengungkapkan, PPP harus bersatu jika ingin kuat atau besar. Apalagi, kata dia, pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak gelombang kedua akan dihadapi tiap partai politik, termasuk PPP.
Sebelumnya Romi menegaskan akan merangkul seluruh kader partai, termasuk kubu Djan Faridz. Bahkan, politikus yang biasa disapa Romi itu siap memberikan Djan Faridz posisi terhormat dalam kepengurusan PPP hasil Muktamar VIII, kecuali jabatan ketua umum yang dijabatnya.
Djan yang merupakan Ketua Umum DPP PPP hasil Muktamar Jakarta 2014 diminta untuk melupakan perbedaan pendapat yang terjadi pada masa lalu.
"Mari gabung, saya mendapat informasi juga Pak Romi sangat terbuka kepada teman-teman dari kubu Jakarta," kata Yasonna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/4/2016).
Apalagi, lanjut dia, ada beberapa kader PPP hasil Muktamar Jakarta sudah bergabung ke kubu Muktamar VIII.
"Pak Suryadharma Ali (sebelumnya berada di pihak Djan) sendiri sudah gabung, melihat bahwa enggak ada manfaatnya kalau terus ada perbedaan yang tajam di antara kelompok ini," tuturnya. (Baca juga: Romi Siap Berikan Tempat Terhormat untuk Djan Faridz)
Dia mengungkapkan, PPP harus bersatu jika ingin kuat atau besar. Apalagi, kata dia, pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak gelombang kedua akan dihadapi tiap partai politik, termasuk PPP.
Sebelumnya Romi menegaskan akan merangkul seluruh kader partai, termasuk kubu Djan Faridz. Bahkan, politikus yang biasa disapa Romi itu siap memberikan Djan Faridz posisi terhormat dalam kepengurusan PPP hasil Muktamar VIII, kecuali jabatan ketua umum yang dijabatnya.
(dam)