PPP Djan Faridz Sudah Tahu Skenario Romi

Minggu, 10 April 2016 - 09:21 WIB
PPP Djan Faridz Sudah...
PPP Djan Faridz Sudah Tahu Skenario Romi
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz sudah bisa menebak skenario yang disusun M Romahurmuziy untuk bisa duduk kembali sebagai orang nomor satu di PPP melalui muktamar.

Itu sebabnya, kubu Djan Faridz enggan terlibat dalam muktamar yang hanya menguntungkan satu pihak saja.

"Ya, memang dari awal kita sudah tahu itu bukan muktamar islah, ini rekayasa untuk memilih Romi kembali," ujar Wakil Ketua Umum DPP PPP kubu Djan Faridz, Humphrey Djemat, saat dihubungi, Sabtu (9/4/2016).

Kecurigaan itu semakin terbukti setelah proses pemilihan ketua umum yang dilakukan secara aklamasi kemarin. Bagi Humphrey, hal tersebut bukanlah kejutan. "Dan ternyata dari sistemnya aklamasi, mendengar keinginan dari DPW, ya marahlah DPC yang ada di sana, mereka maunya voting tetapi sudah disetting," lanjutnya.

Menurut Humphrey, kata islah sebetulnya hanya disematkan oleh para pengikut Romi untuk menarik perhatian Presiden Jokowi agar datang ke arena muktamar.

"Itu yang penting, soal kubu Djan mau ikut atau tidak, tidak penting untuk mereka," kata Humphrey.

Seperti diketahui, Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya memutuskan M Romahurmuziy alias Romi menjadi Ketua Umum (Ketum) PPP periode 2016-2021.

Mantan Sekjen PPP hasil Muktamar Bandung itu dipilih secara aklamasi atau musyawarah mufakat oleh muktamirin yang berjumlah 1.155 suara. Sebanyak 33 DPW sepakat menggunakan mekanisme musyawarah mufakat dalam memilih Romi.

Sementara, agenda Muktamar VIII PPP hari ini adalah paripurna hasil sidang-sidang komisi. Setelah itu, penutupan muktamar oleh Wapres RI M Jusuf Kalla.
(zik)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved