Luhut Sebut Perusahaan Bersedia Bayar Tebusan 10 WNI yang Disandera

Senin, 04 April 2016 - 19:45 WIB
Luhut Sebut Perusahaan...
Luhut Sebut Perusahaan Bersedia Bayar Tebusan 10 WNI yang Disandera
A A A
JAKARTA - Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan mengklaim, perusahaan asal kerja 10 warga negara Indonesia (WNI) yang jadi korban penyanderaan bersedia membayar uang tebusan sebesar 50 juta peso yang diminta kelompok milisi Abu Sayyaf.

Pembayaran uang tebusan itu sebagai bagian dari opsi untuk membebaskan para sandera. Namun, Luhut enggan membeberkan berapa kesanggupan perusahaan itu membayar.

"Iya siap (bayar tebusan)," kata Luhut usai Rapat Koordinasi terbatas di kantornya, Jakarta, Senin (4/4/2016).

Meski begitu, pemerintah mengaku terus mempertimbangkan opsi lain untuk membebaskan 10 WNI yang sudah dua pekan ditawan kelompok Abu Sayyaf itu. Luhut memilih tak membeberkan opsi dari pemerintah tersebut.

"Opsinya sudah ada. Tak perlu saya sebutkan," ujarnya.

Sementara itu, Luhut menghargai keputusan Filipina yang menolak militer Indonesia untuk turun tangan dalam upaya pembebasan WNI itu. Sebab, hal itu telah diatur dalam konstitusi negara Filipina yang harus dihormati oleh Indonesia.

"Konstitusi mereka begitu dan kita juga paham itu. Yang paling mungkin nanti bisa kita lakukan kita mungkin memberikan asistensi dari perwira pasukan khusus kita," tuturnya.

Seperti diketahui, Kelompok Abu Sayyaf meminta tebusan 50 juta peso kepada RI untuk membebaskan 10 WNI. Kelompok garis keras ini awalnya memberi batas waktu pada 2 April, namun diundur sampai 8 April 2016 mendatang.
(kri)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved