Kopassus Dilibatkan Bebaskan 10 WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Selasa, 29 Maret 2016 - 16:11 WIB
Kopassus Dilibatkan...
Kopassus Dilibatkan Bebaskan 10 WNI yang Disandera Abu Sayyaf
A A A
JAKARTA - Tugboat Brahma 12 yang membawa tongkang (kapal) bermuatan batubara sebanyak 209 ton dan 10 WNI telah dibajak oleh kelompok milisi Abu Sayyaf di Perairan Filipina.

Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Ketut Untung Yoga mengatakan, baik dari TNI dan Polri hingga Komando Pasukan Khusus (Kopassus) akan dilibatkan untuk pembebasan 10 WNI yang disandera.

“Ya kalau sudah masuk wilayah perbatasan itu pasti gunakan kekuatan-kekuatan untuk dikoordinasikan,” ujar Untung Yoga saat dihubungi, Selasa (29/3/206).

Menurutnya, Kopassus sangat mumpuni dan memiliki kemampuan khusus untuk melakukan pencarian tersebut. Meski begitu, keterlibatan Kopassus menjadi kewenangan pimpinan TNI.

“Nah itu level-level pimpinan. Pastinya semua pihak akan terlibat,” ujarnya.

Diketahui, pembajak kapal tersebut mengklaim sebagai kelompok Abu Sayyaf dan meminta uang tebusan sebesar 50 juta peso atau setara Rp15 miliar dengan tenggat waktu waktu sampai 31 Maret 2016. Diperkirakan posisi kapal berada di Perairan Languyan, Filipina.

Kelompok Abu Sayyaf adalah pemberontak yang terdiri dari milisi Islam yang berbasis di sekitar kepulauan selatan Filipina, antara lain Jolo, Basilan, dan Mindanao.

PILIHAN:
Soal Zona Bebas Korupsi, Era Jokowi Dinilai Lebih Baik dari SBY

Busyro Minta Jokowi Bentuk Tim Independen Usut Kematian Siyono
(kri)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved