Alasan China Terkait Kapal Pencuri Ikan Dinilai Mengada-ada

Sabtu, 26 Maret 2016 - 15:06 WIB
Alasan China Terkait...
Alasan China Terkait Kapal Pencuri Ikan Dinilai Mengada-ada
A A A
JAKARTA - Alasan Pemerintah China bahwa kapal KM Kway Fey 10078 melakukan penangkapan ikan di traditional fishing ground dinilai tidak dapat dibenarkan.

Pakar hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana‎ berpendapat, karena traditional fishing ground dalam Konvensi Hukum Laut PBB di mana Indonesia dan China adalah peserta tidak mengenal konsep tersebut.

Dia menambahkan, konsep yang dikenal adalah traditional fishing right. "Ini pun diberlakukan atas wilayah tertentu yang disepakati antarnegara berdasarkan suatu perjanjian antarnegara," kata Hikmahanto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/3/2016).

Sejauh ini lanjut dia, Indonesia hanya mempunyai perjanjian tersebut dengan Malaysia dan tidak dengan China. "Oleh karena itu alasan yang disampaikan oleh Pemerintah China mengada-ada," tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, patut disayangkan bahwa Pemerintah China sebagai sahabat dekat Pemerintah Indonesia justru melindungi kapal-kapal nelayan mereka yang melakukan pencurian ikan atau illegal fishing di wilayah laut Indonesia.

(Baca juga: TNI AD Akan Keluarkan Aturan Larangan Prajurit Berselfie)

‎Maka itu insiden yang terjadi di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia atau di sekitar perairan Natuna harus disikapi secara tegas oleh Pemerintah Indonesia.

Diketahui, pada operasi akhir pekan lalu KP Hiu 11 milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap kapal pelaku penangkapan ikan ilegal asal China, KM Kway Fey 10078, di perairan Natuna, Sabtu 19 Maret 2016.

Proses penangkapan tersebut tidak berjalan mulus, karena sebuah kapal coast guard China secara sengaja menabrak KM Kway Fey 10078, Minggu 20 Maret 2016 dini hari ketika operasi penggiringan kapal nelayan ilegal dilakukan. Manuver berbahaya itu diduga untuk mempersulit KP Hiu 11 menahan awak KM Kway Fey 10078.‎

Pilihan:

April, Polri Akan Mutasi Besar-besaran Sejumlah Perwira Tinggi
(maf)
Berita Terkait
Jualan Ikan Cupang Curian...
Jualan Ikan Cupang Curian Lewat Medsos, Pemuda Tulungagung Dibekuk Polisi
Polisi Gulung 3 Pencuri...
Polisi Gulung 3 Pencuri 297 Kg Ikan Cakalang
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Curi Ikan dengan Trawl,...
Curi Ikan dengan Trawl, 3 Kapal Malaysia Diamankan
Edhy Prabowo Beberkan...
Edhy Prabowo Beberkan Modus-modus Kejahatan Pelaku Pencurian Ikan
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved