Fadli Zon Tak Ingin Pemerintah Adopsi Internal Security Act

Rabu, 02 Maret 2016 - 11:40 WIB
Fadli Zon Tak Ingin...
Fadli Zon Tak Ingin Pemerintah Adopsi Internal Security Act
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon tak sepakat jika pemerintah mengadopsi Undang-undang Keamanan ‎Dalam Negeri atau Internal Security Act (ISA) seperti di Malaysia dan Singapura dalam upaya penguatan pemberantasan tindak pidana terorisme.

Fadli berpendapat, jika upaya penguatan pemberantasan tindak pidana terorisme nantinya kembali pada zaman‎ Orde Baru atau cenderung menyerupai ISA di Malaysia dan Singapura, akan terjadi kemunduran dalam penegakan demokrasi dan hak asasi manusia (HAM).

"Nanti ini akan dijadikan alat orang kumpul-kumpul, main tangkap saja. Karena ada indikasi dia sedang merancang satu tindak terorisme ini akan terjadi abuse of power," ujar Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/3/2016).

Maka itu, menurut dia, perlu dicermati bersama jika pemerintah ingin mengadopsi ISA atau kembali ke zaman Orba dalam upaya penguatan pemberantasan tindak pidana terorisme‎.

"Kecuali memang kalau orang itu melakukan tindakan terorisme. Tindakan preventif itu kan dilakukan oleh George Bush dengan mengorbankan HAM."

"Banyak orang tak bersalah termasuk wartawan Aljazirah bertahun-tahun di Guantanamo itu karena kebijakan preventive action, main tangkap-tangkap dulu, nanti urusan belakangan, ini membahayakan, itu akan menimbulkan teroris-teroris baru," jelasnya.

Fadli yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menambahkan‎, penanggulangan dan pemberantasan terorisme masalahnya pada implementasi. "Bukan pada level kebijakan di undang-undang," imbuhnya.

PILIHAN:
Kantornya Digeledah KPK, Ini Respons Mendagri

KPK Geledah Kemendagri Ungkap Dugaan Korupsi di IPDN
(kri)
Berita Terkait
6 Teror Bom di Indonesia...
6 Teror Bom di Indonesia Paling Menyita Perhatian Internasional
BREAKING NEWS, Densus...
BREAKING NEWS, Densus 88 Antiteror Tangkap Teroris di Bekasi
Belum Ada Motif Terorisme...
Belum Ada Motif Terorisme dalam Aksi Penyanderaan di Kelab Malam Belanda
Menjinakkan Terorisme
Menjinakkan Terorisme
Terkait ISIS, Ini Identitas...
Terkait ISIS, Ini Identitas Lengkap Terduga Teroris di Bekasi
Dua Aksi Teror dalam...
Dua Aksi Teror dalam Seminggu, Kosgoro 57: Ada Pergeseran Tren Pelaku
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved