PBNU Setuju Dana UNDP untuk Kampanye LGBT Ditolak

Rabu, 24 Februari 2016 - 00:43 WIB
PBNU Setuju Dana UNDP...
PBNU Setuju Dana UNDP untuk Kampanye LGBT Ditolak
A A A
JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Syiraj mengamini pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ihwal permintaan untuk menghentikan program dukungan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Indonesia

"Saya setuju Pak JK yang menolak (dana UNDP), itu tak boleh masuk Indonesia," kata Said saat berbincang dengan Sindonews di Gedung MNC, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa 23 Februari 2016. (Baca: Mahfud MD Sebut Ada Empat Pembela LGBT)

Sebab, kata Said, jika memang UNDP ingin mengalirkan dana ke Indonesia, masih bisa menargetkan aspek penting seperti pendidikan, dan kesehatan. Dia mempertanyakan diskriminasi seperti apa yang selama ini disuarakan kaum LGBT. Hingga mereka menuntut HAM.

"Dana itu jangan dilakukan untuk mudarat. Hal untuk yang positif. Dana yang digunakan untuk kemudaratan harus kita tolak," ucap Said. (Baca: Polemik LGBT di Indonesia Sejak 1973)

Karenanya, Said menyatakan kampanye dan ide yang disebarkan kelompok LGBT harus segera diredam. "Harus segera ditangani sebelum merebak ke mana-mana. Sifatnya bimbingan dan ajakan," kata Said. (Baca: Komnas HAM Minta DPR Buat Regulasi untuk LGBT)
(mhd)
Berita Terkait
Potret Aksi Dukung Pemkot...
Potret Aksi Dukung Pemkot Palembang Tolak LGBT
MUI Larang Masyarakat...
MUI Larang Masyarakat Promosikan LGBT di Semua Media
Cegah Berkembang di...
Cegah Berkembang di Garut, Perbup Anti LGBT Diterbitkan Pemkab
Aksi Warga Bogor Tolak...
Aksi Warga Bogor Tolak LGBT
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Siapa Transgender Pertama...
Siapa Transgender Pertama di Dunia? Ini Sosoknya
Berita Terkini
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved