Balik Badan Soal Revisi UU KPK, SBY Ingin Raih Simpati Publik

Minggu, 14 Februari 2016 - 21:07 WIB
Balik Badan Soal Revisi...
Balik Badan Soal Revisi UU KPK, SBY Ingin Raih Simpati Publik
A A A
JAKARTA - Sikap balik badan Fraksi Partai Demokrat terhadap revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) dinilai kecerdikan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk meraih kembali simpati publik. Sebab, mayoritas masyarakat saat ini dinilai menolak revisi Undang-undang KPK tersebut.

Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan, Demokrat sebagai partai penyeimbang atau partai tengah akan mengikuti arus publik.

"Sekarang kan opini publik mengarah kepada bahwa publik percaya ada usaha pelemahan KPK. Maka saya rasa Demokrat berpihak kepada opini publik itu," kata Hendri Satrio di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/2/2016).

Begitu pula dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang kini dikabarkan menolak revisi Undang-undang KPK itu. Menurut dia, PKS menolak revisi UU itu karena masih satu gerbong dengan Gerindra di Koalisi Merah Putih (KMP).

"Dengan banyaknya partai-partai politik masuk ke pemerintahan, bisa jadi Demokrat ini pada posisi yang menentukan. Ini menurut saya kecerdikan SBY dari awal untuk menentukan kemana langkah Demokrat selanjutnya," pungkasnya.
(hyk)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Infografis
Potensi Politisi Raih...
Potensi Politisi Raih Simpati Publik Lewat Habib Rizieq
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved