Soal Revisi UU KPK, Sikap Pemerintah Abu-abu

Jum'at, 12 Februari 2016 - 11:12 WIB
Soal Revisi UU KPK,...
Soal Revisi UU KPK, Sikap Pemerintah Abu-abu
A A A
JAKARTA - Rencana revisi Undang undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadi polemik di DPR.

Sidang paripurna untuk memutuskan apakah regulasi yang mengatur kerja lembaga anti korupsi ini ditunda hingga pekan depan.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menilai polemik ini muncul ketika pemerintah tidak satu suara ketika hendak mengajukan revisi UU tersebut.

Hidayat menuturkan pada mulanya, usulan revisi UU KPK merupakan inisiatif pemerintah. Namun demikian, ada silang pendapat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dengan KPK soal apakah revisi UU ini akan berdampak pada pelemahan atau penguatan KPK.

"Kita menegaskan sejak awal RUU ini inisiatif pemerintah. Pemerintah satu kata dulu baru ke DPR . Pemerintah dan KPK satu kata. Menguatkan apa, melemahkan apa. Ternyata Menkumham bilang A, KPK bilang pelemahan. Istana mengatakan kami akan menarik diri jika pelemahan. Itu kan abu-abu," ucap Hidayat saat dihubungi wartawan, Jumat (12/2/2016).

Bola panas revisi UU KPK pun akhirnya bergulir ke DPR. Hingga kini, tercatat hanya satu dari 10 fraksi partai politik yang secara resmi menolak revisi UU tersebut. Sementara sembilan lainnya mendorong revisi disegerakan.

Kondisi demikian ini, ucap Hidayat, akhirnya semakin menyudutkan DPR. DPR jadi kambing hitam seolah ingin melemahkan KPK. Padahal, kata Hidayat, DPR jelas tak ingin lemahkan KPK.

"Kenapa lagi-lagi DPR dikorbankan. Harusnya DPR bukan dikorbankan. Tapi dihormati sebagai lembaga yang terhormat. Kita buat UU dengan cara terhormat. Kalau memang pemerintah sudah beri jaminan, harusnya pemerintah dan KPK sudah selesai," ucap politikus senior PKS itu. (Baca juga: Soal Revisi UU KPK, Johan Budi: Sikap Presiden Sudah Jelas)

Seperti diberitakan sebelumnya, belakangan Demokrat dan PKS menolak melanjutkan revisi UU KPK apabila ternyata revisi itu melemahkan kewenangan KPK. (Baca juga: Setelah Demokrat, PKS Tolak Lanjutkan Revisi UU KPK)


PILIHAN:

Agung Laksono Ingin KPK Dilibatkan dalam Munas Golkar
(dam)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
Berita Terkini
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved