DPR Desak Pembentukan Komisi Penanganan Anak Eks Gafatar

Kamis, 04 Februari 2016 - 06:01 WIB
DPR Desak Pembentukan...
DPR Desak Pembentukan Komisi Penanganan Anak Eks Gafatar
A A A
JAKARTA - Komisi VIII DPR mendesak pembentukan komisi khusus penanganan anak korban seperti Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

Pasalnya selama ini pemerintah hanya fokus pada warga eks pengikut Gafatar saja, tapi belum memberi perhatian cukup kepada anak-anak yang juga menjadi korban.

"Kami mendesak pembentukan komisi khusus penanganan anak korban radikalisasi," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

Sodik mengaku, dirinya sendiri melihat secara langsung kondisi anak-anak yang orangtuanya menjadi pengikut Gafatar. Sikap orangtua mereka yang berubah akibat berada di bawah pengaruh paham radikal, membuat anak-anak juga ikut terbawa paham tersebut.

"Saya melihat anak-anak eks Gafatar secara tidak langsung sudah terpengaruh paham radikal. Contohnya mereka sangat acuh saat orang lain bicara, namun saat pimpinannya bicara mereka langsung spontan bertepuk tangan," ujar Sodik.

Sodik khawatir, apabila hal ini dibiarkan maka paham radikal dapat tertanam sejak kecil dan mempengaruhi perilaku anak-anak tersebut ketika dewasa nanti. Sehingga dibutuhkan metode khusus pendampingan anak-anak eks Gafatar ini agar bersih dari paham demikian.

"Tidak bisa hanya dibiarkan, pemerintah jangan terpaku pada konsep deradikalisasi orangtuanya saja, anak-anak penerus bangsa ini butuh pendampingan," tegas politikus Partai Gerindra itu.

"Dengan demikian komisi khusus penanganan anak korban radikalisasi ini penting keberadaannya," imbuhnya.

Nantinya menurut Sodik, komisi ini akan melibatkan Kementerian pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Sosial (Kemensos), dam Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

"Hal tersebut akan kami sampaikan saat rapat bersama kementerian yang menjadi mitra kerja kami pada pekan depan," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Gerakan Changemakers...
Gerakan Changemakers Nusantara YABB Jaring Ribuan Pembawa Perubahan
Aktivis Muda NU Deklarasikan...
Aktivis Muda NU Deklarasikan Gerakan Pemuda Moderat Nusantara
Rampai Nusantara: Gerakan...
Rampai Nusantara: Gerakan Mahasiswa Jangan Sampai Ditunggangi Kepentingan Politik
Temui Anies Baswedan,...
Temui Anies Baswedan, Gerakan Nusantara Deklarasikan Dukungan untuk Amin
Gandeng BEM Nusantara,...
Gandeng BEM Nusantara, Gerakan Berbagi Salurkan Bantuan untuk Warga Warakas
Nuon dan Playup Luncurkan...
Nuon dan Playup Luncurkan Gerakan Harmoni Nusantara, Majukan Musisi Lokal
Berita Terkini
Breaking News: Prabowo...
Breaking News: Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Hendardi Angkat Bicara...
Hendardi Angkat Bicara soal Pelibatan Babinsa TNI dalam Pengawasan Pajak
Jelang Dilantik sebagai...
Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Tiba di Istana Negara
Prabowo Lantik Pimpinan...
Prabowo Lantik Pimpinan Lembaga Universitas RI Sore Ini
Pakar Bedah Kasus Dugaan...
Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Mantan Jampidsus
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved