Pernyataan Menristek Soal LGBT Kembali Dikritik

Selasa, 26 Januari 2016 - 05:01 WIB
Pernyataan Menristek...
Pernyataan Menristek Soal LGBT Kembali Dikritik
A A A
JAKARTA - Pernyataan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir terkait lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dan Support Group and Resources Center on Sexuality Studies (SGRC) Universitas Indonesia (UI), terus menuai polemik.

Salah satunya Anggota DPR Irine Yusiana Roba Putri. Menurutnya pernyataan Menteri Nasir bertentangan dengan semangat antidiskriminasi yang menjadi dasar gagasan pendiri bangsa.

Seperti tertuang dalam pembukaan dan batang tubuh UUD 1945, semua warga negara memiliki hak dalam berserikat, berkumpul, dan mendapatkan akses pendidikan yang layak dan setara.

"Sebagai menteri seharusnya menimbang aspek penguatan kampus sebagai basis penegakan nilai antidiskriminasi, bukan malah menghalangi kegiatan sebuah kelompok yang mengadvokasi masalah gender," kata Irine lewat siaran pers kepada Sindonews, Senin 25 Januari 2016.

Menurut Irine, vonis baik-buruk atau benar-salah oleh Menteri Nasir terhadap keragaman yang ada, tidak boleh menggugurkan hak konstitusional kelompok tersebut.

Irine khawatir, jika pernyataan Menteri Nasir menjadi dasar pengambilan kebijakan di kampus, ini dapat menghancurkan kampus sebagai pusat penanaman nilai kesetaraan dan antidiskriminasi.

"Prinsipnya, sepanjang aktivitas tersebut tidak melanggar hukum dan ideologi negara, menurut saya tidak perlu dilarang," ungkapnya.

Irine menyatakan, dirinya tidak ingin hanya karena ada perbedaan orientasi lantas menjadi penghalang warga dalam pemenuhan hak konstitusionalnya.

"Saya mendukung upaya setiap warga bebas dari kebijakan yang diskriminatif, terutama di institusi pendidikan yang seharusnya menjunjung tinggi kemajemukan seperti universitas," pungkasnya.

Pilihan:

Tiga Tokoh Ini Raih Penghargaan Gus Dur Award

Nama-nama Kader Muda yang Diisukan Jadi Caketum Golkar
(maf)
Berita Terkait
Aksi Mahasiswa Tolak...
Aksi Mahasiswa Tolak Statuta Universitas Indonesia
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Guru Besar dan Akademisi...
Guru Besar dan Akademisi Universitas se-Jabodetabek Gelar Pertemuan Bahas soal Permasalahan Demokrasi
Tewas Kecelakaan dengan...
Tewas Kecelakaan dengan Pensiunan Polisi, Mahasiswa UI Malah jadi Tersangka
25 Universitas Terbaik...
25 Universitas Terbaik di Indonesia Versi SIR 2023
14 Universitas Terbaik...
14 Universitas Terbaik Indonesia, Universitas Indonesia Teratas
Berita Terkini
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved