Teror Bom Sarinah, Mahfudz: Koordinasi Jadi Barang Mewah

Sabtu, 16 Januari 2016 - 10:53 WIB
Teror Bom Sarinah, Mahfudz:...
Teror Bom Sarinah, Mahfudz: Koordinasi Jadi Barang Mewah
A A A
JAKARTA - Teror bom di kawasan Sarinah, Thamrin beberapa waktu lalu membuat publik bertanya-tanya mengenai peran aparat keamanan khususnya yang dilakukan Badan Intelijen Negara (BIN).

Menurut Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq, koordinasi menjadi barang mewah dalam upaya mencegah dan melakukan pemberantasan terorisme di Indonesia.

"Jadi kalau kita buka Undang-undang Intelijen, BIN diberi kewenangan negara untuk memberikan informasi secara akurat dan cepat," ujar Mahfudz dalam diskusi Polemik SindoTrijayaFM, bertajuk 'Dibali Teror Jakarta' Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/1/2016).

Mahfudz mengatakan, dalam sistem koordinasi keamanan negara, BIN dinilai tak berdiri sendiri. BIN harus mengoordinasikan seluruh elemen keamanan negara seperti kepolisian, TNI, bahkan kejaksaan.

"Mana informasi yang harus ditindaklanjuti, mana informasi yang harus dijadikan langkah stratgis," jelas politikus PKS ini.

Maka itu, koordinasi antar perangkat keamanan negara menjadi modal berharga untuk menangkal segala ancaman dan teror yang dilakukan kelompok ekstrimis dan radikalisme di Indonesia.

"Apakah pertanyaannya perlu penambahan kewenangan (BIN melakukan penangkapan), saya kira perlu dikoordinasikan dulu. Koordinasi saya sepakat menjadi barang mewah," tukasnya.

Teror bom Sarinah yang terjadi pada Kamis 14 Januari kemarin telah menewaskan tujuh orang, lima diantaranya pelaku penyerangan. Informasi dari Polri, pelaku penyerangan dilakukan kelompok ISIS pimpinan Bahrun Naim yang telah menetap di Raqqa, Suriah.

PILIHAN:

Ini Sepak Terjang Sosok yang Diduga Otak Bom Sarinah

Alasan Bahrun Naim Serang Jakarta
(kri)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Rumah Ketua KPPS di...
Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dilempar Peledak hingga Rusak, Polisi Turun Tangan
Berita Terkini
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved