PPP Djan Faridz Bilang Romi Gagal Paham Hukum

Jum'at, 08 Januari 2016 - 15:37 WIB
PPP Djan Faridz Bilang...
PPP Djan Faridz Bilang Romi Gagal Paham Hukum
A A A
JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Surabaya, Romahurmuziy atau biasa disapa Romi dianggap gagal paham tentang hukum. Dicabutnya Surat Keputusan (SK) PPP kepengurusan hasil Muktamar Surabaya oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) bukan berarti PPP hasil Muktamar Bandung yang berlaku.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP hasil Muktamar Jakarta, Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA), kepengurusan PPP yang sah adalah hasil Muktamar Jakarta.

"Romi gagal paham hukum. Dia terima pencabutan SK Menkumham tentang hasil Muktamar Surabaya. Itu artinya dia mengakui, tapi menyatakan kembali ke Muktamar Bandung," ujar Dimyati saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (8/1/2016).

Maka itu, kata dia, tidak ada alasan untuk kembali ke Muktamar PPP Bandung. Menurutnya, Menkumham sekarang masih mempelajari putusan MA, sehingga
belum mengesahkan PPP hasil Muktamar Jakarta.

"Wajar Menkumham belum sahkan hasil Muktamar Jakarta, karena masalah administrasi saja dan itu sudah diselesaikan," tuturnya.

Dia menambahkan, masih ada waktu bagi Menkumham untuk mengesahkan PPP kepengurusan Djan Faridz atau hasil Muktamar Jakarta. Dia yakin pada tanggal 15 Januari 2016 atau paling lambat akhir Januari Menkumham keluarkan SK PPP hasil Munas Jakarta.

"Kalaupun belum dikeluarkan SK, tapi PPP hasil Muktamar Jakarta tetap sah. Kalau Menkhumham harus eksekusi, kalau tidak laksanakan, Menkumham langgar hukum," tandasnya.

Baca: Romi Sebut Kepengurusan PPP Kembali ke Hasil Muktamar Bandung.
(kur)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas RI-India, Prabowo Dukung Pembangunan Pelabuhan di Andaman dan Nikobar
Menangkan Praperadilan...
Menangkan Praperadilan soal Penangkapan, Roy Suryo Kian Pede Jalani Sidang Praperadilan Kedua
Menhut Raja Antoni:...
Menhut Raja Antoni: Hutan Jadi New Engine of Green Growth, Pembangunan-Kelestarian Harus Berjalan Seiring
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Dari Sosialisme Islam...
Dari Sosialisme Islam menuju Negara Kesejahteraan: Agenda Kerakyatan SEMMI untuk Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved