Luhut Minta KPK Serius Tangani Kasus Pidana Pencucian Uang

Kamis, 07 Januari 2016 - 15:48 WIB
Luhut Minta KPK Serius...
Luhut Minta KPK Serius Tangani Kasus Pidana Pencucian Uang
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lebih giat menangani kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Pasalnya, menurut Luhut, dari kasus TPPU tersebut terdapat dana hingga triliunan rupiah yang bisa disetorkan KPK dari penanganan kasus TPPU ketimbang menangani kasus-kasus lain yang hanya berkisar ratusan juta rupiah.

"Salah satunya itu (KPK lebih banyak mengusut TPPU) karena angkanya besar. Daripada hanya mengusut Rp200 juta, Rp500 juta. Angkanya kan besar-besar, bisa triliunan," ujar Luhut usai bertemu komisioner KPK di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Luhut mengaku memiliki data terkait penanganan kasus TPPU. Namun, mantan Kepala Staf Kepresidenan itu enggan membeberkan terlalu jauh.

"Ya punya lah (data kasus TPPU). Masa tidak punya," ungkapnya.

Kedatangan Luhut mengaku dalam kapasitasnya sebagai Ketua TPPU. Menurutnya, melalui penanganan kasus TPPU, negara bisa memperoleh penerimaan berupa pajak hingga mencapai triliunan rupiah yang disetorkan ke negara.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua TPPU, Luhut mengaku akan meningkatkan kerja sama dengan Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, serta lembaga penegak hukum lain seperti KPK.

"Supaya jumlah pembayar pajak itu lebih banyak. Sekarang ini kan hanya kurang dari 1 juta (wajib pajak). Kita coba supaya lebih banyak sehingga dengan demikian revenue negara dari pajak bisa meningkat ya dengan itu tadi, dengan TPPU bekerja, semua kita dorong. Kalau tidak (bayar pajak) kamu nanti bisa dikejar oleh KPK atau dikejar oleh polisi atau kejaksaan," pungkasnya.

PILIHAN:

DPR Belum Terima Surat Pergantian Keseluruhan Fraksi Golkar

Isu Reshuffle Pertengahan Januari, Mensos: Kita Adem-adem Saja
(kri)
Berita Terkait
KPK Sita Rp57 Miliar...
KPK Sita Rp57 Miliar Aset Eks Pejabat Pajak yang Diduga Hasil Cuci Uang
PPATK Beberkan Dugaan...
PPATK Beberkan Dugaan Pencucian Uang di Indonesia, Ini Rincian Nilainya
Kejagung Pamerkan Uang...
Kejagung Pamerkan Uang Sitaan Rp479 Miliar terkait Kasus TPPU Duta Palma
Terungkap! Transaksi...
Terungkap! Transaksi Tindak Pidana Pencucian Uang Tembus Rp120 Triliun
Satgas TPPU Gelar Rapat...
Satgas TPPU Gelar Rapat 45 Menit, Bahas 2 Hal Ini
Satgas TPPU Gelar Rapat...
Satgas TPPU Gelar Rapat Perdana Hari Ini
Berita Terkini
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved