Alasan Yusril Mundur sebagai Kuasa Hukum RJ Lino

Rabu, 23 Desember 2015 - 18:55 WIB
Alasan Yusril Mundur...
Alasan Yusril Mundur sebagai Kuasa Hukum RJ Lino
A A A
JAKARTA - Yusril Ihza Mahendra akhirnya mundur sebagai kuasa hukum Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo II RJ Lino. Alasannya, Yusril keberatan dengan pembiayaan penanganan perkara RJ Lino menggunakan dana BUMN.

RJ lino sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kasus dugaan pengadaan Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II tahun anggaran 2010.

"Masalah ini bagi kami menjadi kontroversi, sebab pernyataan sebagai tersangka kepada RJ Lino adalah atas nama pribadi, bukan dalam jabatannya sebagai Dirut Pelindo II," ujar Yusril kepada Sindonews, Rabu (23/12/2015).

Dia menjelaskan, sejak diminta mendampingi kasus RJ Lino, pihaknya dari tim Ihza-Ihza Law Firm belum menandatangani kesepakatan penanganan perkara sekaligus besaran biaya perkara, serta sumber pembiayaan.

Sementara itu mengenai beredarnya fotokopi kesepakatan internal Board of Directors Pelindo II dalam menangani perkara RJ Lino, menurutnya, kesepakatan tersebut bersifat internal antara Pelindo II dengan RJ Lino.

"Kesepakatan internal tersebut belum dirapatkan dengan Ihza-Ihza Law Firm, apalagi ditandatangani sebagai persetujuan kedua belah pihak," jelasnya.

Dia mengatakan, pihaknya berhak mengundurkan diri sebagai kuasa hukum RJ Lino jika dalam prosesnya tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Jadi kami mundur bukan karena tingginya muatan politik kasus ini. Muatan politik seperti itu adalah biasa dalam menangani perkara dan tantangan bagi advokat profesional," tandasnya.

Baca: Jadi Tersangka, RJ Lino Tunjuk Yusril Jadi Kuasa Hukum.
(kur)
Berita Terkait
Pelindo Regional 2 Sukses...
Pelindo Regional 2 Sukses Layani 119 Ribu Penumpang di H-2 Lebaran
Setelah Sikat Pungli,...
Setelah Sikat Pungli, Pelindo II Siapkan 6 Jurus Babat Suap
Mantan Dirut Pelindo...
Mantan Dirut Pelindo II, RJ Lino Kembali Diperiksa Kejagung
Wakil Dirut PT JICT...
Wakil Dirut PT JICT Diperiksa terkait Dugaan Korupsi di Pelindo II
Kasus Korupsi Pelindo...
Kasus Korupsi Pelindo II, Kejagung Periksa Presdir JICT
Operasional Tanjung...
Operasional Tanjung Priok Tetap Aman Terkendali, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Berjalan Normal
Berita Terkini
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved