Akbar Faizal Kecam Tiga Anggota MKD Temui Menteri Luhut

Minggu, 13 Desember 2015 - 06:03 WIB
Akbar Faizal Kecam Tiga...
Akbar Faizal Kecam Tiga Anggota MKD Temui Menteri Luhut
A A A
JAKARTA - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Akbar Faizal protes keras terhadap langkah tiga jajaran MKD dari Fraksi Golkar,‎ Ridwan Bae, Kahar Muzakir dan Adis Kadir yang melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan.Politikus Partai Nasdem ini mengaku kehadiran ketiga anggota MKD ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap institusi MKD dan DPR."Kehadiran tiga anggota MKD di Press Conference Luhut Panjaitan adalah pengkhianatan kepada MKD dan DPR. Sangat tidak etis dan memalukan. Saya akan persoalkan," kata Akbar Faizal seperti dikutip Sindonews dari akun Twitter @akbarfaizal68, Minggu (13/12/2015).Diketahui, Menteri Luhut melakukan pertemuan dengan tiga jajaran MKD dari Fraksi Golkar,‎ Ridwan Bae, Kahar Muzakir dan Adis Kadir. Anggota MKD Ridwan Bae menjelaskan maksud kedatangan pihaknya menemui Luhut."Kami dari MKD lebih pada ingin mendengarkan apa yang disampaikan Menkopolhukam," kata Ridwan di Kantor Luhut, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat 11 Desember 2015."Kami mencari data dan mencari info sebagai bahan kami kalau terjadi sidang-sidang lanjutan," imbuhnya.‎Ridwan mengaku, dirinya beserta jajaran MKD lainnya diundang Luhut. ‎"Kami harus menghargai undangan seorang Menko Polhukam," tutur Ridwan.Lebih lanjut dia mengatakan, jajaran MKD lainnya sedang berada di luar negeri, dan ada yang sedang berada di kampung halaman masing-masing. Sehingga hanya dirinya, Kahar dan Adis yang bersedia menemui Luhut.‎Dirinya menambahkan, Luhut memang akan dimintai keterangan MKD pada Senin 14 Desember 2015 pekan depan. Sidang etika nantinya akan digelar pukul 13.00 WIB.‎"Walaupun keputusan kami beberapa hari lalu kami berhenti sidang karena kami masih meminta rekaman asli, tapi sampai sekarang rekaman belum ada, tapi undangan juga sudah jalan," ucap Ridwan.Dirinya mengakui, MKD memang berniat memintai keterangan Luhut. Dan kebetulan, Luhut juga ingin dimintai keterangannya oleh MKD."Kalau kita dengar bagaimana dia ingin meluruskan persoalan kegaduhan bangsa ini. Niatan Pak Luhut harus dihargai sebagai putra bangsa, dia tidak bermaksud bela siapa-siapa, tapi bermaksud membawa masyarakat untuk berpikir objektif. Dengan begitu, arah sikap masyarakat bisa memberikan ketenangan bangsa," ucapnya.Pilihan:Nada Tinggi Luhut Panjaitan Keluarkan AncamanTak Kantongi Rekaman Asli, MKD Tak Bisa Beri Sanksi Setya Novanto
(maf)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Berantas Mafia Migas,...
Berantas Mafia Migas, Pertamina Butuh Dukungan Semua Pihak
KNPI: Selamatkan Pertamina...
KNPI: Selamatkan Pertamina dari Cengkeraman Mafia Migas!
Berita Terkini
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Dari Sosialisme Islam...
Dari Sosialisme Islam menuju Negara Kesejahteraan: Agenda Kerakyatan SEMMI untuk Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Ini Pertimbangan Hakim...
Ini Pertimbangan Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo
Jokowi Beberkan Isi...
Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK ketika Bertemu di HUT Bhayangkara
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved