DPR Ingin UU Pilkada Segera Direvisi, Ini Alasannya

Jum'at, 11 Desember 2015 - 05:28 WIB
DPR Ingin UU Pilkada...
DPR Ingin UU Pilkada Segera Direvisi, Ini Alasannya
A A A
JAKARTA - Komisi II DPR mendorong revisi Undang-Undang Pilkada dilaksanakan pada tahun 2016. Revisi itu menyikapi rendahnya partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang digelar 9 Desember lalu.

"Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk terlibat pada pilkada mendatang perlu dilakukan beberapa perubahan pada UU No. 8/2015 tentang Pilkada," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edy di Jakarta, Kamis 10 Desember 2015.

Lukman menjelaskan, salah satu hal yang akan diubah adalah pengaturan kampanye. Menurut dia, tingkat partisipasi masyarakat rendah karena persoalan terkait kampanye.

Menurut dia, kampanye melalui alat peraga seharusnya dikembalikan kepada calon, bukan lagi diatur Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Sehingga, sosialisasi bisa lebih luas lagi," ujarnya.

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, kata dia, calon atau jumlah pasangan calon (paslon) harus lebih banyak.

Dia menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang secara mendadak beberapa waktu lalu mengurangi jumlah pendaftar pilkada.

"Misalnya, syarat untuk menjadi pasangan calon yang berasal dari anggota DPR, PNS, TNI yang dalam aturan harus mundur, harus diubah sehingga tidak perlu mundur supaya calon banyak dan masyarakat bergairah," kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Lukman meminta kepada pemerintah untuk secepatnya mengajukan revisi UU Pilkada.

Dengan demikian, kata dia, UU Pilkada yang baru bisa dijadikan dasar aturan untuk pelaksanaan pilkada serentak selanjutnya.


PILIHAN:

Ignasius Jonan: Pemimpin Harus Bisa Kasih Contoh!
(dam)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Berita Terkini
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved