Kepemimpinan Sekarang Diminta Berani Nasionalisasi Freeport

Kamis, 10 Desember 2015 - 18:18 WIB
Kepemimpinan Sekarang...
Kepemimpinan Sekarang Diminta Berani Nasionalisasi Freeport
A A A
JAKARTA - Sikap tidak berani para pemimpin negeri ini untuk menghentikan kontrak kerja sama dengan persahaan tambang besar asal Amerika Serikat, PT Freeport dianggap sebagai bentuk pengkhianatan terhadap rakyat Indonesia.

Keberadaan Freeport selama ini di Indonesia hanya membawa keuntungan besar bagi Freeport. Sebaliknya, masyarakat Indonesia tidak merasakan manfaat signifikan dengan hasil Freeport yang mengeruk kekayaan alam negeri ini.

"Untuk itu, negara harus berani menasionalisasi aset Freeport kalau mau warganya tidak mengatakan negara tidak berkhianat," ujar Koordinator Pusat Front Nasionalisasi Freeport (FNF), Ide Bagus Arief dalam siaran persnya, Kamis (10/12/2015).

Menurutnya, keberadaan Freeport selama ini hanya menimbulkan konflik dan menambah kesengsaraan masyarakat Papua. " Freeport-lah yang bertanggung jawab atas malapetaka kemiskinan di Papua. Freeport adalah sumber berbagai konflik dan kekerasan yang terjadi di Papua," ucapnya.

Dia menyampaikan, untuk menyampaikan sikap protes ini, pihaknya juga melakukan aksi unjuk rasa dimulai dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemudian long march menuju kantor Freeport di Plaza 89 seberang Pasar Vestival, Kuningan Jakarta Selatan.

Baca: Internal Freeport Ungkap Negosiasi Hanya dengan Kementerian ESDM.
(kur)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Berantas Mafia Migas,...
Berantas Mafia Migas, Pertamina Butuh Dukungan Semua Pihak
KNPI: Selamatkan Pertamina...
KNPI: Selamatkan Pertamina dari Cengkeraman Mafia Migas!
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved