TNI AL Resmi Gunakan Sistem Komunikasi Satelit

Rabu, 09 Desember 2015 - 04:59 WIB
TNI AL Resmi Gunakan...
TNI AL Resmi Gunakan Sistem Komunikasi Satelit
A A A
JAKARTA - Sistem komunikasi di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kini memasuki era baru dengan menerapkan sistem komunikasi canggih bernama Sistem Komunikasi Satelit (Siskomsat).

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi meresmikan penggunaan Siskomsat tersebut di Gedung Panti Armada Koarmatim Ujung, Surabaya, Senin (7/12/2015).

Seperti tertuang dalam rilis dari Kadispenarmatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman, Siskomsat TNI AL ini dapat berdiri karena berbasis bantuan Satelit Komunikasi BRISAT yang telah mengorbit pada bulan Oktober 2015.

Siskomsat TNI AL ini direalisasikan dalam dua kegiatan yaitu Pengembangan Siskomsat TNI AL dengan Backbone C Band untuk pendirian darat dan Siskomsat TNI AL dengan Backbone Ku-Band untuk KRI.

Pada tahapan pelaksanaannya, TNI AL juga menjalin kerja sama dengan PT Telkom dan PT LEN dari tahap perencanaan teknis, tahap pengembangan software, hingga pengadaan hardware-nya.

Setelah diresmikan, Kasal mencoba alat komunikasi terbaru yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut untuk berkomunikasi dengan beberapa unsur KRI yang sedang beroperasi dan beberapa Pos TNI Angkatan Laut yang berada di pulau-pulau terluar Indonesia.

Menurut Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, dalam perang laut modern, komunikasi sangat menentukan keberhasilan operasi. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntut pelaksanaan gelar operasi yang semakin kompleks.

Jaminan terjalinnya komunikasi yang lancar, aman dan dapat dipercaya merupakan suatu keharusan. Selama ini, lanjut Kasal, sistem komunikasi di lingkungan TNI, baik di pendirat maupun unsur kapal perang (KRI) yang menggunakan perangkat radio HF, VHF, dan UHF, memiliki keterbatasan dalam pengoperasiannya karena memiliki data rate rendah.

Demikian juga dengan gelar Sistem Komunikasi Satelit (Siskomsat) TNI, yang berada di bawah Komando Pengendalian Panglima TNI, belum optimal diaplikasikan di sebagian besar KRI karena dimensi Antena C-Band yang relatif cukup besar.

"Karena itu TNI AL mengambil peluang kesempatan dengan adanya alokasi satu transponder Ku-Band untuk TNI AL melalui Satelit Komunikasi BRISAT yang mulai mengorbit pada bulan Oktober 2015 lalu," jelas Kasal Laksamana TNI Ade Supandi.

Kasal juga menjelaskan Siskomsat TNI AL akan diaplikasikan untuk penugasan prajurit yang bertugas di pulau-pulau terluar, surveillance, mobile trunking, dan backpack prajurit Korps Marinir.
(zik)
Berita Terkait
Tenggelam di Mamberamo...
Tenggelam di Mamberamo Raya Papua, Penumpang Dievakuasi
Resmi Sertijab, Posisi...
Resmi Sertijab, Posisi Wagub AAL Kini Dijabat Laksma TNI Arif Badrudin
Laksamana Malahayati...
Laksamana Malahayati Menginspirasi TNI Angkatan Laut
3 Jenderal TNI AU yang...
3 Jenderal TNI AU yang Pernah Menjabat Sebagai Panglima TNI, Terakhir KSAU Pertama di Indonesia
Peringatan HUT ke-79...
Peringatan HUT ke-79 TNI Angkatan Laut
5 Negara Asia dengan...
5 Negara Asia dengan Angkatan Laut Terkuat, Indonesia Patut Bangga
Berita Terkini
DPR Usul Kemenhaj Bentuk...
DPR Usul Kemenhaj Bentuk BLU untuk Kelola Asrama Haji
Diduga Langgar Etik,...
Diduga Langgar Etik, Ketua KPU RI Dilaporkan ke DKPP Terkait Pembiaran Dokumen Ijazah Jokowi
Ketua Harian DPP Partai...
Ketua Harian DPP Partai Ummat: Harlah PKB Momentum Rekonsiliasi Politik Nasional
Penyidikan Kasus Bupati...
Penyidikan Kasus Bupati Rejang Lebong Meluas ke Bengkulu, Ini Alasan KPK
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Minta Maaf ke Presiden,...
Minta Maaf ke Presiden, Febrie Adriansyah Akan Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved