Lagi, Menterinya Jokowi Beri Bocoran Reshuffle Jilid II
Selasa, 08 Desember 2015 - 03:39 WIB
Lagi, Menterinya Jokowi Beri Bocoran Reshuffle Jilid II
A
A
A
JAKARTA - Isu akan adanya perombakan (reshuffle) kabinet jilid II semakin kencang. Bahkan, para pejabat di lingkungan pemerintahan tak malu lagi untuk melemparkan bocoran akan adanya reshuffle jilid II di Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Setelah sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli membocorkan akan adanya reshuffle kabinet sebelum akhir tahun, kini giliran Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong yang mengungkapkan sinyal adanya reshuflle jilid II.
Pernyataan yang dilontarkannya tersebut pun agak mencengangkan publik. Betapa tidak, menterinya Jokowi yang satu ini terkenal dengan menteri yang irit bicara dan jarang mengeluarkan pernyataan yang mencengangkan.
Lembong mengatakan, tak lama lagi Presiden Jokowi akan melakukan perombakan kabinet untuk kedua kalinya. Alasannya, agar kondisi di Tanah Air semakin stabil dan sinkron.
"Mungkin akan ada reshuffle lagi, sampai semua sinkron," ujarnya singkat di hadapan pengusaha dalam acara APINDO CEO's Gathering di Ballroom Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (7/12/2015).
Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli memberikan bocoran terkait rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan perombakan (reshuffle) kabinet jilid II. Dikatakannya, reshuffle kabinet dimungkinkan akan dilakukan sebelum akhir 2015.
Dia menuturkan, perombakan kabinet ini dilakukan Jokowi guna memastikan bahwa para menteri dalam kabinetnya kredibel, sehingga akan terjadi tren perbaikan dalam pertumbuhan ekonomi pada tahun depan.
"Mungkin sebelum akhir tahun akan ada reshuffle jilid II, di mana Pak Jokowi akan memastikan siapa menteri politik dan ekonomi, sehingga terjadi tren balik arah ini yang akan berlanjut dan lebih kuat di 2016," katanya beberapa waktu lalu.
Kendati demikian, Rizal mengaku menyerahkan sepenuhnya perombakan kabinet tersebut kepada Presiden Jokowi. Terpenting, pasca reshuffle jilid I telah terjadi perbaikan yang cukup signifikan dibanding sembilan bulan pertama pemerintahan.
"Karena Jokowi melakukan reshuffle yang pertama, dan itu perlu dilanjutkan dalam bidang ekonomi, agar akhirnya bisa lebih bagus. Tahun depan seperti saya katakan supaya ekonominya bisa tumbuh diatas 6%," tandasnya.
PILIHAN:
Tentukan Terbuka atau Tertutup, Sidang MKD Sempat Memanas
Setya Novanto Merasa Dicitrakan Seperti Penjahat
Setelah sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli membocorkan akan adanya reshuffle kabinet sebelum akhir tahun, kini giliran Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong yang mengungkapkan sinyal adanya reshuflle jilid II.
Pernyataan yang dilontarkannya tersebut pun agak mencengangkan publik. Betapa tidak, menterinya Jokowi yang satu ini terkenal dengan menteri yang irit bicara dan jarang mengeluarkan pernyataan yang mencengangkan.
Lembong mengatakan, tak lama lagi Presiden Jokowi akan melakukan perombakan kabinet untuk kedua kalinya. Alasannya, agar kondisi di Tanah Air semakin stabil dan sinkron.
"Mungkin akan ada reshuffle lagi, sampai semua sinkron," ujarnya singkat di hadapan pengusaha dalam acara APINDO CEO's Gathering di Ballroom Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (7/12/2015).
Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli memberikan bocoran terkait rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan perombakan (reshuffle) kabinet jilid II. Dikatakannya, reshuffle kabinet dimungkinkan akan dilakukan sebelum akhir 2015.
Dia menuturkan, perombakan kabinet ini dilakukan Jokowi guna memastikan bahwa para menteri dalam kabinetnya kredibel, sehingga akan terjadi tren perbaikan dalam pertumbuhan ekonomi pada tahun depan.
"Mungkin sebelum akhir tahun akan ada reshuffle jilid II, di mana Pak Jokowi akan memastikan siapa menteri politik dan ekonomi, sehingga terjadi tren balik arah ini yang akan berlanjut dan lebih kuat di 2016," katanya beberapa waktu lalu.
Kendati demikian, Rizal mengaku menyerahkan sepenuhnya perombakan kabinet tersebut kepada Presiden Jokowi. Terpenting, pasca reshuffle jilid I telah terjadi perbaikan yang cukup signifikan dibanding sembilan bulan pertama pemerintahan.
"Karena Jokowi melakukan reshuffle yang pertama, dan itu perlu dilanjutkan dalam bidang ekonomi, agar akhirnya bisa lebih bagus. Tahun depan seperti saya katakan supaya ekonominya bisa tumbuh diatas 6%," tandasnya.
PILIHAN:
Tentukan Terbuka atau Tertutup, Sidang MKD Sempat Memanas
Setya Novanto Merasa Dicitrakan Seperti Penjahat
(kri)