Politikus Hanura Sebut Sidang MKD Kebohongan Publik

Jum'at, 04 Desember 2015 - 11:56 WIB
Politikus Hanura Sebut...
Politikus Hanura Sebut Sidang MKD Kebohongan Publik
A A A
JAKARTA - Publik diminta jangan terkecoh dengan kebohongan publik persidangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR kasus dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dalam perpanjangan kontrak Freeport.

MKD harusnya menyoroti persoalan diskriminasi besaran divestasi saham Freeport Indonesia. Perusahan lain wajib 51 persen sedangkan Freeport 30 persen

"Itupun baru terealisasi sembilan persen, itu yang seharusnya dikejar publik, jangan terkecoh,” ujar anggota MKD Sarifuddin Sudding, Jakarta, Kamis, 3 Desember 2015.

Dia mengatakan, salah besar jika pembicaraan dari rekaman yang diperdengarkan dalam sidang MKD diartikan meminta saham. Apalagi permintaan saham secara perorangan, karena proses divestasi saham memiliki mekanisme dan transparan.

Menurutnya, kewajiban divestasi mengharuskan Freeport melakukan penawaran kepada pemerintah Indonesia, kalau pemerintah tidak punya uang, maka pemerintah meminta BUMN untuk membeli.

Politikus Partai Hanura ini menambahkan, jika BUMN tidak melakukan pembelian, maka prosesnya masuk ke pasar modal, dengan demikian siapapun boleh membeli dan memeiliki.

"Jadi jangan terkecoh, tabir diskriminasi besaran divestasi saham harus terbuka, tidak boleh Freeport mendapat perlakuan khusus divestasi 30 sedangkan yang lain 51 persen," ucapnya.

Baca: Istana Sebut Sidang MKD DPR Hiperbola.
(kur)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Berantas Mafia Migas,...
Berantas Mafia Migas, Pertamina Butuh Dukungan Semua Pihak
KNPI: Selamatkan Pertamina...
KNPI: Selamatkan Pertamina dari Cengkeraman Mafia Migas!
Berita Terkini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Infografis
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved