Eks Pemimpin KPK Ikut Komentar Soal Skandal Freeport

Jum'at, 27 November 2015 - 22:57 WIB
Eks Pemimpin KPK Ikut...
Eks Pemimpin KPK Ikut Komentar Soal Skandal Freeport
A A A
JAKARTA - Mantan Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra M Hamzah mengatakan, penegakan hukum tidak bisa didasari putusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.Hal itu dikatakannya mengomentari kelanjutan hasil persidangan di MKD terhadap dugaan pencatutan nama presiden dan wakil presiden terkait kontrak PT Freeport."Penegakan hukum bukan berdasarkan putusan MKD, penegakan hukum berdasarkan fakta," ujar Chandra di Rumah Kebangsaan, Jakarta Selatan, Jumat (27/11/2015).Kata Chandra, apabila nantinya hasil persidangan ditemukan ada dugaan tindak pidana maka hal tersebut tidak bisa serta merta dijadikan dasar untuk penegakan hukum."Mau ada atau tidak ada, penegak hukum apabila ada dugaan tindak pidana bisa jalan sendiri," terangnya.Chandra sendiri mengaku belum dapat menyimpulkan apakah perkara tersebut masuk kategori tindak pidana."Tugas penegak hukum adalah mencari fakta. Kalau ditanya terhadap peristiwa ini apakah bisa dikenakan pasal mana. Saya bisa sampaikan bahwa karena saya tidak tahu faktanya. Maka saya tidak bisa mengklasifikasikan perbuatan ini masuk pasal mana," pungkasnya.PilihanDi Balik Kasus Freeport-Setya, DPR Dikadali Sudirman SaidRotasi Anggota Golkar di MKD, Akom Mengalah demi Nasib Novanto
(maf)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Berantas Mafia Migas,...
Berantas Mafia Migas, Pertamina Butuh Dukungan Semua Pihak
KNPI: Selamatkan Pertamina...
KNPI: Selamatkan Pertamina dari Cengkeraman Mafia Migas!
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved