KPK Terus Dalami Hasil Audit Forensik Kasus Petral

Selasa, 24 November 2015 - 14:11 WIB
KPK Terus Dalami Hasil...
KPK Terus Dalami Hasil Audit Forensik Kasus Petral
A A A
JAKARTA - Plt Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP mengaku pihaknya terus mendalami hasil audit forensik terhadap PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral).

Menurut Johan, hasil audit forensik terhadap anak perusahaan Pertamina tersebut telah diterima KPK sekira dua minggu lalu. Kini, pihaknya tengah mengkaji dan menelaah dugaan korupsi untuk menentukan pihak-pihak yang dinilai bertanggungjawab.

"Menerima hasil audit berkaitan hasil Petral sudah dua minggu yang lalu melakukan audit itu. Kalau soal Petral sedang kami dalami," kata Johan di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (24/11/2015).

Persoalan ini muncul ketika Direksi PT Pertamina (Persero) mendalami dan menyelesaikan audit forensik terhadap PT Petral. Proses itu untuk mencari tahu penyebab biaya tinggi (high cost) yang memicu terjadinya intransparansi, ketidakoptimalan dalam menjalankan perusahaan.‬

Audit forensik terhadap Petral meliputi keuangan periode 2012-2015. Proses itu dilaksanakan auditor independen, Kordamentha di bawah supervisi satuan pengawas internal Pertamina.‬

Beberapa temuan auditor tersebut antara lain ketidakefisienan rantai suplai, berupa mahalnya harga crude dan produk yang dipengaruhi kebijakan Petral dalam proses pengadaan, pengaturan tender mogas, kelemahan pengendalian HPS, kebocoran informasi tender, dan pengaruh pihak eksternal.

PILIHAN:
Johan Budi Pasrahkan Nasibnya sebagai Capim KPK ke Komisi III

Ketua MKD: Bukti Rekaman Laporan Menteri ESDM Editan
(kri)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Berita Terkini
Kabar Duka, Mantan Dubes...
Kabar Duka, Mantan Dubes Prof Bachtiar Aly Meninggal Dunia
Prabowo, Jokowi, SBY...
Prabowo, Jokowi, SBY Kompak Hadiri Pernikahan Putra Boy Thohir
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved