Ralat Berita Reuters, Fahmi Idris Bantah Setya Novanto Mundur

Jum'at, 20 November 2015 - 16:43 WIB
Ralat Berita Reuters,...
Ralat Berita Reuters, Fahmi Idris Bantah Setya Novanto Mundur
A A A
JAKARTA - Politikus senior Partai Golkar Fahmi Idris membantah Setya Novanto mundur dari jabatan Ketua DPR.

Bantahan itu diungkapkan Fahmi menanggapi sebuah berita di Reuters yang menyebutkan dirinya mengatakan Setya telah mengundurkan diri.

"Berita itu tidak benar, Setya Novanto tetap Ketua DPR," ujar Fahmi saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (20/11/2015).

Sebelumnya, Reuters memberitakan Setya Novanto mengundurkan diri di tengah pengusutan dugaan pelanggaran kode etik terkait percakapannya dengan pejabat Freeport Indonesia. Berita itu ditulis Reuters berdasarkan atas wawancara dengan Fahmi Idris.

Fahmi mengaku diwawancarai wartawan Reuters melalui sambungan telepon. Dalam wawancara itu, kata dia, reporter media asing itu bertanya banyak tentang isu politik, terutama soal perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

Namun, Fahmi mengaku heran dengan pemberitaan yang menyebutkan dirinya mengatakan Setya Novanto mundur dari jabatan Ketua DPR.

"Mungkin misinterpretasi," ujar mantan Menteri Perindustrian ini.

Sebelummya, Reuters telah memberitakan Setya Novanto mundur dari Ketua DPR. Berita itu diturunkan Reuters pada Jumat 20 November 2015.

"Setya Novanto has resigned as speaker of the house but he still remains a member of parliament," Fahmi Idris, a senior Golkar official, told Reuters by phone

Kemudian Reuters menurunkan berita yang menyatakan Setya Novanto belum mengundurkan diri dari jabatannya.

"Indonesia's speaker of the house, Setya Novanto, has not resigned from his position, a senior official from his party said on Friday. Fahmi Idris, a senior Golkar party official, had earlier on Friday told Reuters that Novanto had resigned from his position as speaker," tulis Reuters.


PILIHAN:

Golkar Ingin MKD Gelar Sidang Terbuka Kasus Setya Novanto
(dam)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Berantas Mafia Migas,...
Berantas Mafia Migas, Pertamina Butuh Dukungan Semua Pihak
KNPI: Selamatkan Pertamina...
KNPI: Selamatkan Pertamina dari Cengkeraman Mafia Migas!
Berita Terkini
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved